PORPROV XV Jawa Barat 2026 Resmi Dibuka, 13.348 Atlet Siap Bertanding
08 November 2026 05:59 WIB
Riko Marbun
Photo: din/Istimewa
Bekasi, Sonora.Co.ID - Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat 2026 resmi digelar. Sebanyak 13.348 atlet dari 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat ambil bagian dalam ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut yang berlangsung pada 7–20 November 2026.
Upacara pembukaan atau opening ceremony digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu (7/11/2026). Perhelatan ini mempertandingkan 47 cabang olahraga dan diselenggarakan di empat wilayah, yakni Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Bandung, serta Kota Depok untuk sejumlah cabang olahraga.
Pembukaan PORPROV XV Jawa Barat 2026 turut dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, serta Ketua PB PORPROV XV Jawa Barat 2026 yang juga Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe. Acara pembukaan juga dimeriahkan penampilan Band Armada serta Fizza Bela feat Lilo.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, PORPROV bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan medali dan gelar juara. Lebih dari itu, ajang ini menjadi momentum mempererat persaudaraan, menjunjung tinggi sportivitas, serta memperkuat semangat persatuan dan kebanggaan masyarakat Jawa Barat.
Dedi optimistis, kompetisi yang melibatkan puluhan ribu atlet tersebut dapat melahirkan bibit-bibit unggul dari berbagai cabang olahraga. Bahkan, ia berharap para atlet yang menunjukkan prestasi dalam PORPROV XV dapat berkembang menjadi atlet andalan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
"Saya yakin pekan olahraga kali ini akan melahirkan atlet-atlet baru dari berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan. Bahkan besar harapan saya akan muncul atlet besar menjadi atlet nasional dari PORPROV kali ini," ujar Dedi Mulyadi saat diwawancarai wartawan seusai upacara pembukaan.
Dedi juga mengimbau seluruh pihak yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan dan pembinaan olahraga agar memberikan perhatian maksimal kepada atlet, ofisial, pelatih, serta seluruh pihak yang terlibat.
Menurutnya, keberhasilan PORPROV tidak hanya ditentukan oleh kelancaran kompetisi, tetapi juga bagaimana penyelenggaraan tersebut mampu memberikan ruang bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dan memperoleh dukungan yang memadai.
Wali Kota Bekasi Dukung Pembinaan dan Regenerasi Atlet
Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mengatakan, penyelenggaraan PORPROV XV Jawa Barat 2026 menjadi kesempatan penting untuk memperkuat pembinaan olahraga daerah sekaligus mendorong regenerasi atlet.
Sebagai tuan rumah utama, Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen memberikan dukungan terbaik bagi penyelenggaraan kompetisi. Stadion Patriot Candrabhaga menjadi salah satu simbol kesiapan Kota Bekasi dalam menyambut atlet, ofisial, pelatih, serta masyarakat yang turut menyukseskan pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.
Tri menilai, PORPROV juga menjadi tolok ukur untuk melihat hasil proses pembinaan atlet yang selama ini dilakukan secara berjenjang di daerah. Melalui kompetisi ini, kemampuan dan prestasi atlet dapat terlihat sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap keberhasilan pembinaan olahraga.
Menurutnya, proses pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan agar atlet daerah memiliki kesempatan berkembang sejak usia dini hingga mampu bersaing di tingkat senior, nasional, bahkan internasional.
Ia menjelaskan, pembinaan atlet selama ini dilakukan melalui kompetisi secara bertahap dan ketat, dimulai dari kelompok usia 9, 10, hingga 11 tahun. Dengan pola tersebut, atlet diharapkan memiliki jalur pengembangan yang jelas untuk meningkatkan kemampuan dan prestasinya.
"Proses pembinaan itu terus kita lakukan secara berjenjang dengan kompetisi yang ketat, mulai dari kelompok umur, dari umur sembilan, sepuluh, sebelas. Pada akhirnya mereka bisa berkiprah sampai di tingkat nasional, sampai di tingkat senior," kata Tri.
Untuk meningkatkan kualitas atlet Jawa Barat agar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional, Tri menekankan pentingnya tiga strategi utama. Pertama, pembinaan atlet secara berkelanjutan. Kedua, penyelenggaraan kompetisi secara terus-menerus. Ketiga, memberikan ruang dan kesempatan kepada atlet untuk mengikuti pelatihan di daerah.
Ketiga strategi tersebut, menurut Tri, perlu berjalan secara berkesinambungan agar proses pembinaan tidak terputus dan mampu menghasilkan atlet-atlet berprestasi.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk terus membantu perkembangan dan pertumbuhan atlet dari berbagai cabang olahraga melalui penyediaan kesempatan latihan dan kompetisi di Kota Bekasi.
"Saya berkomitmen untuk terus membantu perkembangan dan pertumbuhan para atlet dari berbagai cabang olahraga melalui berbagai penyediaan kesempatan latihan dan kompetisi di Kota Bekasi. Bahkan besar harapan saya sejumlah cabang olahraga andalan Bekasi yang bisa menyumbangkan emas bisa terus dikembangkan," ujar Tri.
Bekasi Targetkan 170 hingga 200 Medali Emas
Dalam PORPROV XV Jawa Barat 2026, Kota Bekasi memasang target perolehan medali emas yang cukup tinggi. Tri Adhianto menyebut, kontingen Kota Bekasi menargetkan minimal 170 medali emas dan optimistis mampu mencapai hingga 200 medali emas.
Target tersebut diharapkan dapat dicapai melalui optimalisasi pembinaan atlet dan pengembangan cabang-cabang olahraga unggulan Kota Bekasi yang berpotensi menyumbangkan medali.
Selain mendorong peningkatan prestasi, Tri juga menyoroti pentingnya penghargaan dan perhatian terhadap masa depan atlet setelah kompetisi berakhir. Menurutnya, atlet yang berhasil meraih prestasi tertinggi perlu mendapatkan apresiasi atas perjuangan dan pencapaiannya.
Salah satu bentuk apresiasi yang disiapkan adalah pemberian bonus bagi atlet peraih medali emas. Tri menyebut besaran bonus yang diberikan sekitar Rp200 juta untuk setiap medali emas.
"Yang pertama adalah tentu kita memberikan bonus pada para atlet yang telah mencapai prestasi tertinggi berupa emas, dengan dana sekitar Rp200 juta tiap medali emas," katanya.
Pemberian bonus tersebut diharapkan menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras atlet sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dalam kompetisi olahraga berikutnya.
Penyelenggaraan PORPROV XV Jawa Barat 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan persaingan dan perolehan medali, tetapi juga memperkuat sistem pembinaan olahraga daerah, meningkatkan kualitas atlet, serta melahirkan bibit-bibit unggul yang mampu mengharumkan nama Jawa Barat di tingkat nasional maupun internasional.
Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan olahraga juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan dan berpartisipasi menyukseskan PORPROV XV Jawa Barat 2026.
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives