Penanganan Stroke Berpacu dengan Waktu

29 Oktober 2026 17:23 WIB
Riko Marbun
Photo: ashti/Istimewa
Jakarta, Sonora.Co.ID - Kecepatan penanganan menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko kecacatan dan kematian akibat stroke. Pengenalan gejala sejak dini, pemeriksaan medis segera, serta koordinasi tenaga kesehatan diperlukan agar pasien memperoleh terapi yang sesuai.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI tahun 2024, stroke menyumbang 11,2 persen dari total kecacatan dan 18,5 persen dari total kematian di Indonesia.

Secara global, stroke merupakan penyebab kematian kedua terbesar dan penyebab gabungan kematian serta kecacatan ketiga. Pada periode 1990–2021, jumlah kasus stroke baru meningkat 70 persen, sedangkan kematian akibat stroke bertambah 44 persen.

Dokter Spesialis Saraf Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Dina Meliana, SpN, DAIFIDN, menjelaskan bahwa pada pasien stroke iskemik yang memenuhi kriteria medis, terapi trombolisis dapat digunakan untuk melarutkan bekuan darah yang menyumbat pembuluh darah otak.

Terapi tersebut bertujuan memulihkan aliran darah ke otak dan mengurangi risiko kecacatan. Sebelum diberikan, dokter perlu melakukan evaluasi dan pemeriksaan pencitraan otak untuk menyingkirkan perdarahan serta memastikan kelayakan pasien.

“Pada stroke iskemik, obat trombolitik membantu melarutkan bekuan darah yang menyumbat pembuluh darah otak untuk mengurangi risiko kecacatan,” kata Dina dalam keterangan tertulis, Selasa (28/10/2026).

Menurut Dina, trombolisis intravena umumnya diberikan sesegera mungkin dalam waktu 4,5 jam sejak gejala pertama muncul atau sejak pasien terakhir diketahui dalam kondisi normal. Pada pasien tertentu, terapi reperfusi di luar rentang waktu tersebut dapat dipertimbangkan berdasarkan hasil pencitraan dan penilaian dokter.

Dina menjelaskan, penanganan stroke di Siloam Hospitals TB Simatupang menerapkan target waktu "door-to-needle* kurang dari 60 menit, yakni waktu sejak pasien tiba di rumah sakit hingga obat trombolitik diberikan. Waktu tercepat yang pernah dicapai untuk pelaksanaan terapi tersebut di rumah sakit itu adalah 13 menit.


Kenali Gejala Stroke dengan Metode BE FAST

Selain kecepatan penanganan di rumah sakit, kemampuan masyarakat mengenali gejala stroke menjadi faktor penting dalam menentukan peluang pemulihan pasien.

Salah satu cara mengenali gejala stroke adalah melalui metode BE FAST, yang mencakup enam tanda berikut:

- B – Balance: kehilangan keseimbangan atau kesulitan berjalan secara mendadak.
- E – Eyes: gangguan penglihatan yang muncul tiba-tiba.
- F – Face: wajah tampak tidak simetris.
- A – Arms: kelemahan pada salah satu lengan.
- S – Speech: bicara pelo atau kesulitan berbicara.
- T – Time: segera mencari pertolongan medis dan mencatat waktu awal gejala atau kapan pasien terakhir diketahui normal.

Jika gejala tersebut muncul, masyarakat perlu segera mencari pertolongan medis tanpa menunggu gejala membaik dengan sendirinya.

Direktur Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Dewi Wiguna, M.Sc, mengatakan peluang pemulihan pasien dipengaruhi oleh kecepatan memperoleh penanganan yang tepat.

“Pasien yang memperoleh penanganan dalam rentang "Golden Period" memiliki peluang pemulihan yang lebih baik. Oleh karena itu, edukasi untuk mengenali gejala stroke sejak dini merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko kecacatan dan kematian akibat stroke,” ujar Dewi.

Ia menjelaskan, penanganan stroke membutuhkan koordinasi berbagai tenaga kesehatan, mulai dari tim gawat darurat, dokter spesialis saraf, unit farmasi, hingga radiologi.

Di Siloam Hospitals TB Simatupang, koordinasi tersebut dilakukan melalui prosedur "Code Fast". Tim medis mulai melakukan persiapan ketika terdapat pasien dengan dugaan stroke, termasuk sebelum pasien tiba di rumah sakit, untuk mempercepat pemeriksaan dan penentuan terapi yang sesuai.

Kecepatan mengenali gejala dan mencari pertolongan medis menjadi bagian penting dalam penanganan stroke. Karena itu, masyarakat perlu memahami tanda-tanda stroke dan segera membawa pasien ke fasilitas kesehatan ketika gejala muncul secara mendadak.
Sonora Network

Our Services

Sonora Education And Talent Management

Sonora Education And Talent Management

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution

Research Solution

Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives
Management Services

Management Services

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Event Management

Event Management

Step into Syandana, we deliver exceptional tailored event solutions

We'll reach out to you to talk about what we can do to keep leading, together.

Let’s Collaborate!

Our Satisfied Partners

Kementrian Pajak
Kementrian PUPR
Kementerian Dinas Perhubungan
Kementrian Kominfo
Kementrian Agama
Kementrian Hukum dan HAM
Telkomsek
ASDP
Nuvo Family
Pertamina
Bear Brand
Sarirasa Group
Gopek House
Counterpain
PLN
Kementrian Pelni
Ayaxx
Wincos