Gerakan Atasi Macet, Dishub Jakarta Turunkan Pejabatnya ke Jalan
11 Oktober 2026 18:23 WIB
Lia Muspiroh
Photo: Lalu lintas di Jl. Teuku Nyak Arief dari Kebayoran menuju Simprug, Kamis (08/10/2026). Sumber: Lia Muspiroh
Sonora.co.id, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan dalam rangka memperkuat pengendalian lalu lintas, Dishub Jakarta akan memulai Gerakan Bersama Atasi Kemacetan Pagi (Gebrak Pagi) pada Senin, 12 Oktober 2026.
"Program ini memperkuat pengendalian lalu lintas melalui kehadiran langsung pejabat dan jajaran Dishub di titik-titik prioritas kepadatan pada jam sibuk pagi, dengan semangat Hadir di Jalan, Hadirkan Kelancaran.” Kata Budi di Jakarta, Minggu (11/10/2026).
Budi menjelaskan, Gebrak Pagi menjadi upaya memperkuat respons terhadap persoalan lalu lintas melalui pemantauan langsung dan koordinasi di lapangan. Gebrak Pagi dilaksanakan setiap Senin, Selasa, dan Kamis, pukul 06.30–08.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan pejabat struktural, yaitu mulai dari Kepala Dinas, Wakil Kepala Dinas, para eselon 3, para eselon 4, staf, dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) sebanyak 1.420 personel. Jajaran Dishub akan bertugas di titik-titik prioritas kepadatan di lima wilayah kota administrasi Jakarta, untuk memantau kondisi lalu lintas dan membantu mengurai kepadatan.
“Kami ingin memastikan para pejabat turut melihat langsung kondisi lalu lintas, mengidentifikasi hambatan, dan memperkuat koordinasi penanganan sesuai kebutuhan di lapangan. Tujuannya mendukung perjalanan masyarakat yang lebih lancar, aman, dan nyaman,” kata Budi.
Titik lokasi Gebrak Pagi ada di 90 lokasi, beberapa di antaranya:
- Jl. Jenderal Sudirman - Jl. MH. Thamrin simpang Jl. Medan Merdeka Selatan sampai dengan Dukuh Atas, 24 personel.
- Sekitar proyek gajian Jl. Cideng Timur dan Cideng Barat, 11 personel.
- Sekitar proyek galian Jl. Tarakan, Jl. Balikpapan, 10 personel.
Budi menambahkan, pelaksanaan kegiatan diatur melalui penjadwalan dan pembagian tugas agar pelayanan kepada masyarakat serta agenda kedinasan lainnya, tetap berjalan sebagaimana mestinya. Ia juga mengajak masyarakat turut menjaga kelancaran lalu lintas dengan mematuhi aturan, tidak berhenti atau parkir sembarangan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Melalui Gebrak Pagi, Dishub menegaskan komitmennya untuk hadir dan bekerja bersama masyarakat dalam mendukung mobilitas Jakarta.
"Program ini memperkuat pengendalian lalu lintas melalui kehadiran langsung pejabat dan jajaran Dishub di titik-titik prioritas kepadatan pada jam sibuk pagi, dengan semangat Hadir di Jalan, Hadirkan Kelancaran.” Kata Budi di Jakarta, Minggu (11/10/2026).
Budi menjelaskan, Gebrak Pagi menjadi upaya memperkuat respons terhadap persoalan lalu lintas melalui pemantauan langsung dan koordinasi di lapangan. Gebrak Pagi dilaksanakan setiap Senin, Selasa, dan Kamis, pukul 06.30–08.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan pejabat struktural, yaitu mulai dari Kepala Dinas, Wakil Kepala Dinas, para eselon 3, para eselon 4, staf, dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) sebanyak 1.420 personel. Jajaran Dishub akan bertugas di titik-titik prioritas kepadatan di lima wilayah kota administrasi Jakarta, untuk memantau kondisi lalu lintas dan membantu mengurai kepadatan.
“Kami ingin memastikan para pejabat turut melihat langsung kondisi lalu lintas, mengidentifikasi hambatan, dan memperkuat koordinasi penanganan sesuai kebutuhan di lapangan. Tujuannya mendukung perjalanan masyarakat yang lebih lancar, aman, dan nyaman,” kata Budi.
Titik lokasi Gebrak Pagi ada di 90 lokasi, beberapa di antaranya:
- Jl. Jenderal Sudirman - Jl. MH. Thamrin simpang Jl. Medan Merdeka Selatan sampai dengan Dukuh Atas, 24 personel.
- Sekitar proyek gajian Jl. Cideng Timur dan Cideng Barat, 11 personel.
- Sekitar proyek galian Jl. Tarakan, Jl. Balikpapan, 10 personel.
Budi menambahkan, pelaksanaan kegiatan diatur melalui penjadwalan dan pembagian tugas agar pelayanan kepada masyarakat serta agenda kedinasan lainnya, tetap berjalan sebagaimana mestinya. Ia juga mengajak masyarakat turut menjaga kelancaran lalu lintas dengan mematuhi aturan, tidak berhenti atau parkir sembarangan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Melalui Gebrak Pagi, Dishub menegaskan komitmennya untuk hadir dan bekerja bersama masyarakat dalam mendukung mobilitas Jakarta.
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives