Pemprov DKI Usulkan Modal Dasar Bank Jakarta Naik Jadi Rp26 Triliun

10 Oktober 2026 18:20 WIB
Riko Marbun
Photo: Dar/Istimewa
Jakarta, Sonora.Co.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengusulkan peningkatan modal dasar Bank Jakarta dari Rp11,5 triliun menjadi Rp26 triliun. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat permodalan dan kelembagaan bank pembangunan daerah tersebut sekaligus mendukung rencana ekspansi usaha, termasuk membuka kantor layanan di luar negeri sesuai ketentuan yang berlaku.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan usulan tersebut saat mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan Dana Cadangan Daerah di Gedung DPRD DKI Jakarta, belum lama ini.

Pramono menjelaskan, Bank Jakarta merupakan kelanjutan dari Bank DKI yang telah beroperasi sejak 11 April 1961. Perubahan nama dari PT Bank DKI menjadi Bank Jakarta disertai penyesuaian bentuk badan hukum menjadi PT Bank Jakarta Perseroda.

"Bank DKI (kini Bank Jakarta) merupakan pionir Bank Pembangunan Daerah di Indonesia yang telah beroperasi sejak 11 April 1961. Sebagai bagian dari penguatan kapasitas, dilakukan perubahan nama PT Bank DKI menjadi Bank Jakarta, serta penyesuaian bentuk badan hukum menjadi PT Bank Jakarta Perseroda," ujar Pramono.

Menurutnya, penyesuaian bentuk badan hukum tersebut dilakukan untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan sekaligus memperkuat identitas Bank Jakarta sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) Pemprov DKI Jakarta.

Meski berkedudukan di Jakarta, Bank Jakarta memiliki kewenangan untuk memperluas jangkauan layanan hingga ke luar wilayah Indonesia, sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku.

"Dari sisi kelembagaan, tempat kedudukan Bank Jakarta tetap berada di Jakarta, dengan kewenangan membuka kantor layanan di dalam maupun di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Pramono.

Untuk mendukung pengembangan usaha tersebut, Pemprov DKI Jakarta mengusulkan peningkatan modal dasar Bank Jakarta menjadi Rp26 triliun dari sebelumnya Rp11,5 triliun. Adapun modal disetor bank tersebut tercatat sebesar Rp6,578 triliun.

"Dalam rangka memperkuat kapasitas permodalan dan mendukung pengembangan usaha, modal dasar Bank Jakarta akan ditingkatkan dari sebelumnya Rp11,5 triliun menjadi Rp26 triliun, dengan modal disetor sebesar Rp6,578 triliun," tutur Pramono.

Peningkatan modal dasar ini diharapkan memperkuat kapasitas Bank Jakarta dalam mengembangkan bisnis, memperluas jangkauan pasar, serta mengoptimalkan penyaluran kredit. Penguatan permodalan dan kelembagaan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan peran Bank Jakarta dalam mendukung aktivitas ekonomi dan pertumbuhan ekonomi Jakarta secara berkelanjutan.

Sonora Network

Our Services

Sonora Education And Talent Management

Sonora Education And Talent Management

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution

Research Solution

Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives
Management Services

Management Services

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Event Management

Event Management

Step into Syandana, we deliver exceptional tailored event solutions

We'll reach out to you to talk about what we can do to keep leading, together.

Let’s Collaborate!

Our Satisfied Partners

Kementrian Pajak
Kementrian PUPR
Kementerian Dinas Perhubungan
Kementrian Kominfo
Kementrian Agama
Kementrian Hukum dan HAM
Telkomsek
ASDP
Nuvo Family
Pertamina
Bear Brand
Sarirasa Group
Gopek House
Counterpain
PLN
Kementrian Pelni
Ayaxx
Wincos