Lahan Bekas Karhutla Langsung Jadi Kebun Sawit, Puan: "Selidiki..."
08 September 2026 15:55 WIB
Liliek
Photo: Pimpinan Dewan tengah memberi keterangan pers (Media Ketua DPR)
Ketua DPR RI Puan Maharani meminta agar ada penindakan dari temuan mengenai lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang langsung menjadi perkebunan sawit. Ia pun menekankan pentingnya peran leading sector dalam penanganan bencana, termasuk Karhutla.
“Terkait (bekas lahan) Karhutla kemudian sudah berubah alih fungsi, nanti kami akan meminta pihak yang terkait untuk menyelidiki hal itu,” kata Puan di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Adapun informasi mengenai lokasi bekas Karhutla yang langsung ditanami sawit ramai dibicarakan di media sosial. Bahkan polisi turun tangan melakukan penyelidikan setelah beredar video yang memperlihatkan area bekas lahan terbakar telah ditanami bibit kelapa sawit di Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
Sorotan mengenai hal ini sebelumnya juga disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Prabowo meminta agar lahan yang dibakar langsung berubah menjadi wilayah perkebunan sawit segera diselidiki karena menurutnya sudah kelewatan. Tak hanya itu, Presiden juga meminta nama-nama korporasi yang terlibat Karhutla. Prabowo mengatakan izin perusahaan yang bersalah akan dicabut.
Terkait hal ini, Puan menegaskan harus ada penindakan terhadap pelaku pembakaran lahan untuk alih fungsi sebagai perkebunan sawit.
“Itu seharusnya tidak boleh terjadi dan harus segera ditindak,” tegas perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.
Kordinasi Terpadu
Kordinasi Terpadu
Lebih lanjut, Puan menekankan pentingnya koordinasi terpadu dalam penanganan bencana, termasuk Karhutla. Ia juga memandang perlu ada leading sector yang menangani persoalan kebencanaan sebagai penanggung jawab teknis.
“Jadi dengan situasi seperti ini, saya mengharapkan bisa dilakukan lagi hal seperti itu, ada salah satu leading sector yang melakukan hal tersebut untuk segera mengantisipasi hal ini sehingga bisa segera selesai,” ungkap Puan.
“Waktu saya berada di Pemerintah, yang menjadi leading sector-nya itu adalah BNPB. Untuk Karhutla pun harusnya dilakukan seperti itu,” imbuh mantan Menko PMK tersebut.
Untuk itu, Puan mengatakan pimpinan DPR akan mendorong Pemerintah untuk menentukan leading sector untuk menangani Karhutla.
“Karena masalah kebakaran ini bukan hanya bagaimana kita mengatasinya sekarang, tapi apa yang akan harus kita atasi setelahnya,” jelas Puan.
Puan mengingatkan Karhutla telah berdampak terhadap banyak sektor, baik kesehatan, pendidikan, sosial dan berbagai permasalahan kesejahteraan rakyat lainnya.
“Bagaimana ini terkait dengan masalah sosial, yaitu pendidikan, kemudian kesejahteraan masyarakat. Seperti sekarang sudah ada masalah ISPA, kemudian kondisi anak-anak yang pendidikannya terganggu,” sebut cucu Bung Karno ini.
“Itu juga harus segera teratasi dan bagaimana ke depannya itu harus segera ada solusinya,” tutup Puan.
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives