Bintang Puspayoga Ajarkan Metode "Cium, Usap, Peluk" untuk Bonding Ibu dan Anak di Era Digital

06 Agustus 2026 13:42 WIB
Liliek
Photo: Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak, Bintang Puspayoga menggendong seorang balita. (Media Center PDI Perjuangan)

Sukabumi – DPP PDI Perjuangan menggelar peringatan Hari ASI Internasional dengan mengusung tema “ASI Eksklusif: Perjuangan Dimulai dari Pelukan Ibu” di Lapangan Sekarwangi, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (6/8/2026). Acara kesehatan rakyat ini dihadiri oleh ribuan kader, terutama para ibu dari wadah Wanoja Perjuangan Jawa Barat. 

Di tengah kemeriahan tersebut, puncak edukasi terjadi saat Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak, Bintang Puspayoga, bersama Ketua DPP Bidang Kesehatan, dr. Ribka Tjiptaning berada di atas panggung untuk berinteraksi dengan puluhan ibu yang membawa bayi di bawah usia 6 bulan. 

Dalam dialog interaktif ini, keduanya memberikan edukasi komprehensif, mulai dari pentingnya ASI eksklusif, bonding ibu dan anak, hingga program Keluarga Berencana (KB).

Di era digital yang serba cepat, Bintang Puspayoga mengingatkan pentingnya membangun ikatan emosional (bonding) antara ibu dan anak. Dia memperkenalkan metode sederhana namun ampuh yang disebut "CUP".

"ASI eksklusif itu memang 6 bulan, ya Mbak Ning. Tapi akan menjadi sangat amat penting itu adalah ASI yang pertama kali (kolostrum)," ujar Bintang.

 "Pada era digital sekarang ini, selain ASI eksklusif, istilahnya CUP. Itu harus, supaya kita bonding-nya ketemu sama anak-anak kita. CUP itu apa? Cium, Usap, Peluk. Itu akan menjadi penting bagi Ibu-Ibu semuanya," jelasnya, yang disambut seruan "siap!" dari ribuan ibu yang hadir.

Menanggapi hal tersebut, Ribka Tjiptaning yang merupakan seorang dokter memberikan pemaparan ilmiah secara lugas. Dia menekankan bahwa ASI pertama atau kolostrum yang berwarna kekuningan sangat kaya antibodi serta daya tahan tubuh, sehingga tidak boleh dibuang.

Yang menjadi perhatian publik, Ribka juga secara tegas membantah mitos yang kerap membuat ibu takut menyusui. "Saya enam anak ASI semua. Saya nyusuin enam anak, bentuknya makin oke, Bu," tegasnya di hadapan warga.

Ia mengingatkan agar para ibu memberikan ASI eksklusif minimal 6 bulan pertama kehidupan. "Tidak ada susu produksi mana saja yang lebih bagus dari ASI eksklusif. Jadi jangan takut," imbuhnya.

Tak hanya soal menyusui, Ribka juga menyoroti kondisi ekonomi saat ini yang penuh tantangan. Ia mengingatkan pentingnya mengatur jarak kelahiran melalui program KB.

Dalam interaksinya, ia mendapati masih banyak ibu yang memiliki anak lebih dari dua dan belum mengikuti program KB. 

Dengan gaya khasnya yang dekat dengan rakyat, ia berpesan, "Aduh Bu, nanti mbrojol terus bagaimana? Sekarang biaya sekolah mahal, apa mahal, makanan mahal, jadi harus bisa ya. Habis itu yang belum KB, KB! Jangan kabeh!" ajaknya.

Hadir pula Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, serta Wakil Bupati Sukabumi, Andreas Sukmara. Jajaran pengurus DPP yang tampak antara lain Sri Rahayu, Wuryanti Sukamdani, Sadarestuwati, dan Mercy Barends. Selain itu, acara juga dimeriahkan oleh anggota DPR RI Fraksi PDIP Once Mekel dan Yulius, serta Krisdayanti yang turut menyapa warga.

Sonora Network

Our Services

Sonora Education And Talent Management

Sonora Education And Talent Management

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution

Research Solution

Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives
Management Services

Management Services

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Event Management

Event Management

Step into Syandana, we deliver exceptional tailored event solutions

We'll reach out to you to talk about what we can do to keep leading, together.

Let’s Collaborate!

Our Satisfied Partners

Kementrian Pajak
Kementrian PUPR
Kementerian Dinas Perhubungan
Kementrian Kominfo
Kementrian Agama
Kementrian Hukum dan HAM
Telkomsek
ASDP
Nuvo Family
Pertamina
Bear Brand
Sarirasa Group
Gopek House
Counterpain
PLN
Kementrian Pelni
Ayaxx
Wincos