Gus Ipul Apresiasi Sumedang Dukung Sekolah Rakyat dan Perlinsos Digital
04 Oktober 2026 19:56 WIB
Riko Marbun
Photo: Humas Kemensos RI
Sumedang, Sonora.Co.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sumedang yang dinilai aktif mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat, mulai dari tahap rintisan hingga pembangunan gedung permanen.
Menurut Gus Ipul, Sumedang menjadi salah satu daerah yang mampu memenuhi alokasi siswa Sekolah Rakyat, khususnya pada jenjang sekolah dasar (SD).
“Saya terima kasih kepada Pak Bupati, tidak semua kabupaten/kota itu bisa memenuhi alokasi untuk SD. Tapi alhamdulillah, di Kabupaten Sumedang ini, Bupatinya kerja keras, sehingga siswa siswi SD-nya mencukupi alokasinya,” kata Gus Ipul saat memberikan arahan dalam kegiatan Dialog Orang Tua dan Siswa Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (1/10/2026).
Gus Ipul hadir di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB dan disambut penampilan siswa Sekolah Rakyat. Para siswa menampilkan yel-yel, baris variasi, hadrah, atraksi karate, tari tradisional, pidato, paduan suara hingga puisi.
Setelah menjalani pendidikan selama satu tahun, para siswa dinilai menunjukkan perkembangan dalam kepercayaan diri, kemampuan akademik, kesehatan, dan kedisiplinan. Perkembangan tersebut terlihat dalam berbagai penampilan yang mereka tampilkan di hadapan orang tua dan tamu undangan.
“Dulu setahun yang lalu ketika mereka masuk pertama kali di Sekolah Rakyat, mereka adalah siswa kurang percaya diri, tidak berani tampil di depan publik, di depan masyarakat, di depan audiens, kurang percaya diri. Tapi hari ini kita lihat anak-anak kita sudah tumbuh berkembang dengan baik dari sisi kesehatan, dari sisi kemampuan akademik maupun dari kedisiplinan,” ujarnya.
Gus Ipul mengatakan penyelenggaraan Sekolah Rakyat di berbagai daerah mulai menunjukkan hasil. Pembangunan gedung permanen juga disebut berjalan sesuai dengan target, termasuk di Kabupaten Sumedang.
“Seperti di sini (Sumedang) yang sekarang sudah 98 persen ini. Insya Allah beberapa bulan ke depan sudah bisa 100 persen. Tanahnya ini disediakan oleh Pak Bupati. Pembangunannya oleh Kementerian Pekerjaan Umum atas arahan Bapak Presiden Prabowo. Penanggungjawab operasionalnya adalah Kementerian Sosial dibantu dengan berbagai Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah,” jelasnya.
Selain mendukung Sekolah Rakyat, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga dinilai aktif mengajak masyarakat untuk mendaftar Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital.
Gus Ipul menyebut lebih dari 50 persen warga Sumedang telah terdaftar dalam sistem tersebut.
“Saya terima kasih, memang Sumedang selalu di depan. Sumedang sudah bisa mencapai target lebih dari 50 persen warganya sudah terdaftar di Perlinsos (Digital),” kata Gus Ipul.
Pemerintah juga mengajak masyarakat menjadi Agen Perlinsos melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga. Para agen nantinya membantu masyarakat di sekitarnya yang membutuhkan bantuan sosial tetapi belum terdaftar, termasuk melalui proses pendaftaran bansos secara digital.
“Selama ini ditengarai bantuan sosial itu banyak yang tidak tepat sasaran. Nah dengan adanya digitalisasi bansos lewat salah satu strateginya adalah perlinsos atau pelindungan sosial dengan menggunakan teknologi ini bisa menjangkau lebih banyak lagi, dan mampu memberikan data-data yang lebih akurat untuk bisa disalurkan bantuan-bantuan dari pemerintah,” ungkapnya.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan pemerintah daerah melibatkan berbagai unsur masyarakat untuk memperluas jumlah Agen Perlinsos. Unsur tersebut mencakup akademisi, pelaku usaha, komunitas, aparat pemerintah, pilar sosial hingga penyuluh agama.
“Kita mobilisasi, orkestrasi, termasuk akademisi, bisnis, komunitas, government, semuanya dilibatkan untuk memperbanyak agen. Disamping agen dari pendamping PKH, penyuluh agama, seluruh pimpinan SKPD jadi agen juga, para camat jadi agen, desa, RT dan RW,” kata Dony.
Dony juga menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat tidak hanya dilakukan melalui penyediaan kebutuhan pendidikan.
Sebanyak 150 kepala keluarga (KK) yang merupakan orang tua siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang telah diusulkan memperoleh bantuan renovasi rumah tidak layak huni melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
“Alhamdulillah, orang tua siswa Sekolah Rakyat, 150 KK, sudah mengusulkan untuk rumah tidak layak huni, untuk rutilahu dari BSPS. Dan 120 rumahnya (di antaranya) telah disetujui. Insya Allah Pak Menteri, bulan November ini, 120 rumah akan dibangun bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldila, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo, Kepala Dinas Sosial Sumedang Agus Kori Hidayat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sumedang Andri Indra Widianto, Kepala Dinas Pendidikan Sumedang Eka Ganjar Kurniawan, jajaran pejabat tinggi madya dan pratama Kemensos serta jajaran Forkopimda Kabupaten Sumedang.
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives