Pemeriksaan Halal Terintegrasi, SUCOFINDO Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

04 Oktober 2026 18:55 WIB
Riko Marbun
Photo: Direktur Komersal PT SUCOFINDO (Persero) / Istimewa
Jakarta, Sonora.Co.ID - PT SUCOFINDO (Persero) meraih penghargaan Excellence in Integrated Halal Auditing and Laboratory Assurance dalam Indonesia Halal Awards 2026 yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Minggu (20/9/2026).

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian The 5th Summit of Halal-20 (H20) di Trans Hotel Jakarta. SUCOFINDO menjadi salah satu penerima penghargaan dari klaster Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atas pelaksanaan pemeriksaan halal yang mengintegrasikan audit, pengujian laboratorium, dan sistem digital.

Penilaian dilakukan melalui proses penjurian oleh Dewan Juri Indonesia Halal Awards 2026 yang terdiri atas Prof. Dr. apt. Zilhadia, M.Si., Dekan FIKES UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; Prof. Dr. Istianingsih Sastrodiharjo, SE., SE, M.S.Ak., Guru Besar Universitas Bhayangkara Jakarta Raya; Fertiana Santy, S.Kep., Ns., MPPM, CM, Ph.D., Direktur Kemitraan dan Kerja Sama BPJPH RI; serta Drs. Arief Hidayat Thamrin, M.M., Koordinator Data Riset dan CEO Salutee.

Dalam penilaiannya, dewan juri melihat perpaduan kompetensi auditor, laboratorium terakreditasi, dan sistem digital sebagai bagian dari proses pemeriksaan halal.

SUCOFINDO yang berdiri sejak 22 Oktober 1956 saat ini memiliki 130 auditor halal bersertifikat BNSP yang terdaftar di BPJPH. Pelaksanaan layanan didukung 93 titik layanan dan jaringan 68 laboratorium di Indonesia.

Salah satu aspek yang menjadi pertimbangan adalah kemampuan laboratorium halal yang telah terakreditasi ISO/IEC 17025 dan menggunakan teknologi Droplet Digital PCR (ddPCR).

Teknologi ddPCR bekerja dengan memecah sampel menjadi ribuan tetesan mikroskopis atau droplets. Metode tersebut dapat digunakan untuk mendeteksi DNA porcine dengan tingkat ketelitian yang lebih tinggi dibandingkan PCR konvensional.

Selain pengujian molekuler, laboratorium pangan SUCOFINDO memiliki pengujian kadar alkohol untuk produk minuman. Laboratorium farmasi juga memiliki pengujian daya tembus air untuk produk farmasi. Kedua laboratorium tersebut telah terakreditasi ISO/IEC 17025 untuk mendukung pemeriksaan sertifikasi halal.

Perpaduan audit lapangan dan pengujian laboratorium menjadi salah satu aspek yang dinilai dalam penghargaan tersebut. Pemeriksaan tidak hanya mengandalkan dokumen dan observasi, tetapi dapat dilengkapi dengan pengujian berbasis bukti ilmiah ketika diperlukan.

Dari sisi kelembagaan, BPJPH menetapkan SUCOFINDO sebagai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) melalui SK Nomor 117 Tahun 2020. SUCOFINDO kemudian ditetapkan sebagai Lembaga Pemeriksa Halal Utama pada 17 Februari 2023.

Pada 2 Juli 2025, SUCOFINDO juga memperoleh sertifikat penambahan ruang lingkup LPH dengan cakupan nasional dan internasional yang mengacu pada standar ISO/IEC 17065.

Status tersebut melengkapi standar lain yang dimiliki, antara lain ISO/IEC 17025 untuk laboratorium dan ISO 37001 untuk sistem manajemen anti penyuapan.
Pemeriksaan halal juga didukung sistem digital melalui aplikasi SAHIH (Sistem Aplikasi Halal dan Informasi Halal) yang terhubung dengan SIHALAL, sistem resmi BPJPH untuk pengajuan sertifikasi halal.

SAHIH digunakan untuk mengelola aliran data pemeriksaan, mulai dari audit dokumen, audit lapangan, pengujian laboratorium apabila diperlukan, hingga penyusunan laporan LPH. Integrasi tersebut ditujukan untuk mengurangi pengisian data secara berulang dan mempercepat proses pemeriksaan.

Pelaksanaan pemeriksaan halal dilakukan pada berbagai jenis pelaku usaha. Di antaranya jaringan gerai JCO Indonesia, 50 UMKM mitra binaan Pertamina pada 2023, fasilitas logistik PT Mitsui-Soko Indonesia pada 2024, serta program pemeriksaan halal pada kantin DPR RI dan Resto Tuniang di Bali.

Prof. Dr. apt. Zilhadia, M.Si., Dekan FIKES UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus anggota Dewan Juri Indonesia Halal Awards 2026, mengatakan integrasi audit dengan pengujian laboratorium menjadi salah satu pertimbangan dalam penilaian.

"Yang menempatkan SUCOFINDO pada kategori ini adalah kemampuannya menyambungkan dua kompetensi yang di banyak lembaga berjalan terpisah, yaitu audit halal berbasis dokumen dan lapangan dengan verifikasi ilmiah berbasis laboratorium. Pada industri halal kontemporer, ada situasi tertentu di mana pemeriksaan visual dan dokumenter saja tidak cukup, misalnya ketika ada kecurigaan kontaminasi silang bahan baku atau ketika produk mengandung parameter kritis seperti alkohol dan turunan hewan. Di titik itulah laboratorium menjadi penentu keputusan," ujar Prof. Zilhadia.

Menurutnya, penggunaan teknologi ddPCR untuk deteksi molekuler juga menjadi salah satu aspek yang dipertimbangkan dewan juri.

"Penggunaan teknologi Droplet Digital PCR untuk deteksi molekuler juga menjadi elemen yang dipertimbangkan dewan juri. Metode ini memberi ketelitian yang lebih tinggi dibandingkan PCR konvensional dalam mendeteksi jejak kontaminasi pada tingkat molekul. Kemampuan menghadirkan teknologi setingkat ini di dalam ekosistem sertifikasi halal nasional adalah kontribusi yang layak diakui dalam kategori integritas pemeriksaan dan penjaminan laboratorium," tambahnya.

Direktur Komersial PT SUCOFINDO (Persero) Agus Permadi mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus mendukung pelaku usaha dan industri dalam memenuhi standar halal sesuai ketentuan yang berlaku.

"Penghargaan ini menjadi momentum dan motivasi bagi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) SUCOFINDO untuk terus berkomitmen dalam mendukung dan mendampingi pelaku usaha maupun industri dalam mengimplementasikan standar halal sesuai dengan regulasi yang berlaku. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya SUCOFINDO dalam membantu pelaku usaha memastikan pemenuhan aspek kehalalan produk, sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk di pasar domestik maupun global," ujar Agus.

Agus menambahkan, integrasi pemeriksaan halal dan pengujian laboratorium dapat membantu pelaku usaha memenuhi ketentuan halal secara tepat, transparan, dan sesuai regulasi.

Menurutnya, pemenuhan standar halal tidak hanya berkaitan dengan kewajiban regulasi, tetapi juga dapat mendukung kepercayaan konsumen dan membuka peluang produk Indonesia di pasar yang lebih luas.

"Sehingga melalui peran dan kapasitas serta kapabilitas tersebut, SUCOFINDO terus memperkuat kontribusinya dalam membangun ekosistem halal yang kredibel, berkualitas, dan berdaya saing, sekaligus mendukung pelaku usaha Indonesia untuk tumbuh dan berkembang di tengah semakin luasnya peluang pasar produk halal," tutup Agus Permadi.

Sonora Network

Our Services

Sonora Education And Talent Management

Sonora Education And Talent Management

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution

Research Solution

Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives
Management Services

Management Services

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Event Management

Event Management

Step into Syandana, we deliver exceptional tailored event solutions

We'll reach out to you to talk about what we can do to keep leading, together.

Let’s Collaborate!

Our Satisfied Partners

Kementrian Pajak
Kementrian PUPR
Kementerian Dinas Perhubungan
Kementrian Kominfo
Kementrian Agama
Kementrian Hukum dan HAM
Telkomsek
ASDP
Nuvo Family
Pertamina
Bear Brand
Sarirasa Group
Gopek House
Counterpain
PLN
Kementrian Pelni
Ayaxx
Wincos