Hari Santri 2026, Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Pusat Pemberdayaan Ekonomi
22 Oktober 2026 20:24 WIB
Riko Marbun
Photo: Biro Komunikasi, Pengelolaan Data dan Informasi Kemenko PM
Jakarta, Sonora.Co.ID - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mendorong pesantren menjadi pusat pemberdayaan masyarakat untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat.
Menurut Muhaimin, pesantren tidak hanya berperan mencetak generasi berilmu dan berakhlak, tetapi juga memiliki potensi mengembangkan keterampilan, melahirkan wirausaha, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Santri memiliki potensi diri, integritas, dan kesiapan untuk menghadapi segala tantangan yang ada,” ujar Muhaimin dalam peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Dar El Hikmah, Pekanbaru, Riau, Kamis (22/10/2026).
Ia mengatakan, pesantren memiliki akar sosial yang kuat sehingga dapat berperan lebih luas dalam mendorong kesejahteraan dan kemandirian masyarakat. Potensi santri, alumni, dan warga sekitar dapat dikembangkan melalui pelatihan keterampilan, kewirausahaan, serta kegiatan ekonomi produktif.
“Saya yakin santrilah yang akan memberi solusi dan memberi jawaban atas ikhtiar-ikhtiar kemandirian bangsa, atas ikhtiar-ikhtiar untuk tumbuh menjadi bangsa yang kuat berbasis kekayaan dan berbasis sumber daya yang kita miliki,” tegasnya.
Karena itu, santri diminta tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman, termasuk dalam bidang sosial dan kewirausahaan.
Muhaimin juga mengajak santri menjaga persatuan, terus belajar, meningkatkan kapasitas diri, dan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Tanpa para ulama, para kiai, para pengasuh pondok pesantren, kita akan kehilangan pemimpin-pemimpin masa depan,” ujarnya.
Sejalan dengan upaya tersebut, Kemenko PM mendorong transformasi pendidikan pesantren melalui penguatan infrastruktur, sistem pendidikan, dan dukungan lainnya untuk meningkatkan kualitas lulusan sekaligus memperluas kontribusi pesantren dalam pemberdayaan masyarakat.
Pengembangan kegiatan ekonomi produktif di lingkungan pesantren diharapkan dapat membuka kesempatan kerja, memperkuat usaha masyarakat, dan membangun ekosistem ekonomi yang mandiri. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi mampu mengembangkan potensi dan sumber daya secara berkelanjutan.
Dalam peringatan Hari Santri Nasional 2026, Muhaimin mengingatkan para santri agar disiplin, bersungguh-sungguh menuntut ilmu, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
“Disiplinlah, bersungguh-sungguhlah, dan teruslah tidak pernah berhenti untuk belajar beradaptasi terhadap tantangan dan perubahan. Bersiap-siaplah kalian kelak yang akan memperbaiki negeri dan dunia,” pungkasnya.
Kemenko PM terus mendorong peran pesantren dalam membangun kemandirian masyarakat melalui pendidikan, pengembangan kapasitas, dan kegiatan ekonomi produktif agar manfaatnya dapat dirasakan santri, keluarga, serta komunitas di sekitarnya.
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives