Tim Ekspedisi Patriot Tingkatkan Pendapatan Mama OAP hingga Tiga Kali Lipat

18 September 2026 14:28 WIB
Riko Marbun
Photo: Tim Kementerian Transmigrasi RI
Jayapura, Sonora.Co.ID - Tim Ekspedisi Patriot (TEP) meningkatkan pendapatan mama-mama Orang Asli Papua (OAP) di Manokwari hingga lebih dari tiga kali lipat melalui pelatihan pengolahan hasil kebun dan perluasan akses pasar. Selain mendorong perekonomian warga, TEP turut membuka akses pendidikan bagi hampir 100 anak putus sekolah di Lereh, Kabupaten Jayapura, serta mengembangkan solusi telekomunikasi, energi alternatif, dan air bersih di sejumlah kawasan transmigrasi Papua.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan, pendampingan yang dilakukan TEP telah memberikan dampak nyata terhadap pendapatan masyarakat, khususnya mama-mama OAP di Manokwari.

“Ibu-ibu OAP memberikan testimoni, sebelum ada pelatihan dari TEP, penghasilannya sekitar Rp700.000 per bulan dari ladang berpindah. Setelah dilatih membuat dodol yang dipasarkan ke supermarket, penghasilannya naik drastis menjadi Rp2.400.000,” ujar Menteri Iftitah, Kamis (17/9).

Menurut Iftitah, peningkatan pendapatan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan kawasan dapat dimulai dari potensi sederhana yang tersedia di sekitar masyarakat. Potensi itu kemudian diperkuat melalui keterampilan, teknologi, pengemasan, dan akses pasar.

“Kita mulai dari langkah-langkah kecil, tetapi hasilnya harus terukur dan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Salah satu program TEP di Manokwari dilakukan melalui pelatihan pengolahan hasil kebun menjadi produk bernilai tambah. Mama-mama OAP dilatih mengolah matoa menjadi dodol yang dipasarkan melalui jaringan ritel. Cabai dan tomat juga diolah menjadi produk lembaran pangan atau food leather untuk memperpanjang daya simpan sekaligus meningkatkan nilai jual.

Di Kawasan Transmigrasi Lereh, Kabupaten Jayapura, TEP berupaya mengatasi keterbatasan jaringan telekomunikasi yang selama ini menghambat pelayanan kesehatan dan pengembangan usaha masyarakat.

Tim Telekomunikasi TEP dari Institut Teknologi Bandung (ITB) memetakan titik-titik kendala jaringan dan menguji pemasangan penguat sinyal lokal di Puskesmas Pembantu SP4. Akses tersebut diharapkan mendukung pelayanan kesehatan dan operasional situs Lereh Pharma yang dikembangkan untuk memperluas pemasaran produk masyarakat.

“Solusi yang kami usulkan adalah membangun penguat atau perluasan jaringan lokal yang bersumber dari sinyal Telkomsel di kawasan yang sulit sinyal. Pada bulan kedua, kami menguji cobanya di Puskesmas Pembantu SP4,” kata anggota Tim Telekomunikasi TEP ITB, Aldo Gusti Rahman.

Sementara itu, di Kampung Omon Jaya, TEP menemukan hampir 100 anak tidak bersekolah akibat keterbatasan sarana dan transportasi. Untuk mengatasi persoalan tersebut, tim mengaktifkan kembali Taman Bacaan Masyarakat (TBM) sebagai pusat pembelajaran bagi anak sekolah maupun anak putus sekolah.

Pengelolaan TBM diserahkan kepada masyarakat melalui pembentukan kembali struktur kepengurusan. Langkah ini ditujukan agar kegiatan belajar dapat berlanjut secara mandiri setelah masa tugas TEP berakhir.

“Solusi yang kami tawarkan adalah mengaktifkan kembali Taman Bacaan Masyarakat berbasis inklusi sosial sebagai learning center, tidak hanya untuk anak sekolah, tetapi juga anak putus sekolah. Kepengurusannya kami susun kembali dengan pendekatan self-help development agar warga dapat mengelolanya secara mandiri dan TBM tidak kembali terbengkalai,” ujar anggota TEP klaster pendidikan Universitas Bengkulu, Fendri Febrianti.

TEP juga mengembangkan solusi layanan dasar di sejumlah kawasan. Di Lereh, pembangunan sistem distribusi air bersih dilakukan melalui kelanjutan jaringan perpipaan agar air dapat mengalir lebih dekat ke permukiman warga.

Adapun di Manokwari Selatan, limbah kotoran sapi diolah menjadi biogas untuk kebutuhan memasak dan mendukung kebutuhan listrik. Residu pengolahan dimanfaatkan sebagai pupuk organik, sehingga membantu menghemat pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai kehadiran mahasiswa melalui TEP membuktikan bahwa ilmu pengetahuan dapat diterjemahkan menjadi solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kalian tidak hanya turun membawa penguasaan ilmu, tetapi juga membawa energi positif dan solusi yang membumi. Siapa pun yang tergerak karena nilai patriotisme pasti berani keluar dari zona nyaman dan melakukan hal melebihi panggilan tugasnya,” ujar Menko AHY.

AHY mengatakan, hasil kerja TEP turut memperkuat perubahan paradigma transmigrasi, dari program yang sebelumnya identik dengan perpindahan penduduk menjadi pembangunan kawasan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal dan transmigran.

“Paradigma transmigrasi kini kita ubah, dari sekadar memindahkan masyarakat menjadi memastikan mereka hidup sejahtera dengan ekonomi berskala industri,” tegasnya.

Temuan, aspirasi, dan solusi yang dikembangkan TEP selanjutnya dirangkum sebagai bahan strategis bagi Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Hasil tersebut juga dibawa ke dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Infrastruktur bersama para kepala daerah se-Tanah Papua untuk mendukung percepatan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Melalui pendekatan tersebut, TEP tidak hanya menghasilkan rekomendasi, tetapi juga mendorong peningkatan keterampilan, pendapatan, akses pendidikan, konektivitas, energi alternatif, dan layanan dasar masyarakat. Keberlanjutan program diupayakan melalui pelibatan warga agar solusi yang telah dikembangkan dapat terus dimanfaatkan setelah tim menyelesaikan tugasnya.

Sonora Network

Our Services

Sonora Education And Talent Management

Sonora Education And Talent Management

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution

Research Solution

Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives
Management Services

Management Services

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Event Management

Event Management

Step into Syandana, we deliver exceptional tailored event solutions

We'll reach out to you to talk about what we can do to keep leading, together.

Let’s Collaborate!

Our Satisfied Partners

Kementrian Pajak
Kementrian PUPR
Kementerian Dinas Perhubungan
Kementrian Kominfo
Kementrian Agama
Kementrian Hukum dan HAM
Telkomsek
ASDP
Nuvo Family
Pertamina
Bear Brand
Sarirasa Group
Gopek House
Counterpain
PLN
Kementrian Pelni
Ayaxx
Wincos