Cek Kesehatan Gratis Perkuat Kesiapan Siswa Belajar, UKS Jadi Penghubung dengan Puskesmas

29 Agustus 2026 18:34 WIB
Riko Marbun
Photo: BKHM Kemdikdasmen
Bogor, Sonora.Co.ID - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah tidak hanya diarahkan untuk memeriksa kondisi kesehatan peserta didik, tetapi juga memastikan hasil pemeriksaan dapat ditindaklanjuti. Dalam pelaksanaannya, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dinilai dapat menjadi penghubung antara satuan pendidikan dengan layanan kesehatan, termasuk Puskesmas.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq saat menghadiri kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di SMP Negeri 5 Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/8).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono dan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan. Kehadiran ketiga kementerian tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kesehatan peserta didik.

Pada 2026, CKG diarahkan tidak berhenti pada pemeriksaan kesehatan, tetapi dilanjutkan dengan tata laksana dan penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan. Khusus anak usia sekolah dan remaja, CKG dilaksanakan melalui CKG Sekolah agar pemeriksaan kesehatan dapat terintegrasi dengan lingkungan pendidikan serta mendukung pembentukan perilaku hidup sehat sejak dini.

Fajar mengatakan, penguatan peran UKS penting untuk memastikan hasil CKG dapat ditindaklanjuti di lingkungan sekolah. Menurutnya, UKS dapat menjadi jangkar yang menghubungkan sekolah dengan Puskesmas sebagai pelaksana CKG.

“Tadi saya sampaikan kepada Pak Wamenkes ini, bagaimana kita mengoptimalkan peran UKS ya. Karena UKS ini menjadi semacam jangkar di sekolah yang menghubungkan dengan Puskesmas, katakanlah. Kami juga melihat pengoptimalan UKS ini bisa memastikan pelaksanaan CKG bisa berjalan dengan baik karena di sekolah perlu ada PIC-nya (person in charge),” ujar Fajar.

Menurut Fajar, kesehatan peserta didik berkaitan erat dengan kesiapan mereka mengikuti proses pembelajaran. Pemeriksaan kesehatan melalui CKG diharapkan dapat mendukung kesiapan sekaligus motivasi belajar siswa.

“Dan ini meningkatkan pada ujungnya adalah kesiapan anak-anak kita mengikuti proses pembelajaran. Jadi, CKG itu akan menunjang readiness, tingkat kesiapan anak-anak kita mengikuti proses pembelajaran. Jadi, itu juga berkorelasi langsung dengan motivasi belajar,” katanya.

Budaya Sehat di Sekolah

Praktik tersebut tercermin di SMP Negeri 5 Kota Bogor yang memiliki rekam jejak dalam membangun budaya sehat dan pernah meraih Juara I Lomba Sekolah Sehat tingkat Provinsi Jawa Barat.

Sekolah tersebut telah menjalankan sejumlah pembiasaan, seperti Segar (Senam Bugar), Markisa (Mari Kita Sarapan), dan Cermin Sehatku. Program tersebut selaras dengan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH), antara lain melalui pembiasaan olahraga, konsumsi makanan bergizi sesuai prinsip Isi Piringku, serta pengenalan pertumbuhan tubuh.

“Banyak banget manfaatnya. Alhamdulillahnya karena kita bekerja sama. Yang susah itu ya konsistennya, konsisten dari kita sebagai guru dan anak-anak,” ujar Rahmalia, Guru IPS sekaligus Koordinator Duta SMP Negeri 5 Kota Bogor.

Sekolah juga berkoordinasi dengan orang tua dan Puskesmas untuk menindaklanjuti kondisi peserta didik yang membutuhkan perhatian.

Budaya sehat di sekolah tersebut diperkuat melalui keterlibatan 18 Duta Siswa dalam berbagai peran. Mereka antara lain menjadi Duta Cegah Stunting, Duta Kesehatan, Duta Remako (Remaja Anti Rokok), Duta Anti-Bullying, Duta Sekolah Ramah Anak, serta menjalankan pendampingan teman sebaya.

Praktik tersebut selaras dengan semangat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) dalam Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026.

“Berkesinambungan banget dari Kemenkes, Kemendikdasmen. Betul. Pas banget gitu, luar biasa gitu program-programnya,” ujar Rahmalia.

CKG Didorong Menghasilkan Tindak Lanjut

Dari sisi Kementerian Kesehatan, Dante menegaskan bahwa kolaborasi lintas kementerian diarahkan agar pelaksanaan CKG menghasilkan tindak lanjut yang nyata.

“Jadi koordinasi ini, kolaborasi ini, akan memberikan dampak bahwa CKG tidak hanya diperiksa kesehatannya, tetapi kemudian hasilnya diimplementasikan dalam bentuk program bersama di antara lintas kementerian,” ujar Dante.

Sementara itu, Wamen PPPA Veronica Tan melihat CKG sebagai pintu masuk untuk mendorong perubahan perilaku hidup sehat pada anak.

“CKG ini saya selalu katakan itu sebenarnya program untuk *entry point*. Tapi apa sih *mindset* yang kita harus ubah? Adalah pola hidup sehatnya,” ujarnya.

Manfaat CKG juga dirasakan langsung peserta didik. Rafiandi, siswa kelas IX SMP Negeri 5 Kota Bogor, mengatakan pemeriksaan kesehatan membantunya mengetahui kondisi tubuh sekaligus menjaga kesehatan.

“Menumbuhkan semangat belajar. Jadi, kita bisa mengetahui kondisi diri kita untuk bisa lebih fokus belajar ke depannya. Kita juga jadi tahu, misalnya jika kita kekurangan tinggi badan, maka kita bisa menyuplai makanan yang sesuai dengan prinsip Isi Piringku,” katanya.

Ia berharap CKG dapat terus dilaksanakan di sekolah-sekolah Indonesia sebagai bagian dari persiapan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

Fajar menegaskan, sinergi lintas sektor tersebut pada akhirnya bermuara pada tujuan pendidikan yang lebih luas, yakni memastikan peserta didik siap mengikuti proses pembelajaran.

“Kalau kita bicara pendidikan yang berkualitas, bukan hanya proses pembelajarannya, tapi kesiapan anak kita untuk mengikuti proses pembelajaran. Nah, CKG punya peran besar di situ. Memastikan kesiapan anak-anak kita mengikuti proses pembelajaran dengan baik,” ujar Fajar.

Melalui penguatan UKS dan pembiasaan di satuan pendidikan, berbagai program pemerintah diharapkan dapat saling melengkapi untuk memastikan anak tidak hanya sehat, tetapi juga aman, nyaman, dan siap belajar.

Sonora Network

Our Services

Sonora Education And Talent Management

Sonora Education And Talent Management

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution

Research Solution

Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives
Management Services

Management Services

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Event Management

Event Management

Step into Syandana, we deliver exceptional tailored event solutions

We'll reach out to you to talk about what we can do to keep leading, together.

Let’s Collaborate!

Our Satisfied Partners

Kementrian Pajak
Kementrian PUPR
Kementerian Dinas Perhubungan
Kementrian Kominfo
Kementrian Agama
Kementrian Hukum dan HAM
Telkomsek
ASDP
Nuvo Family
Pertamina
Bear Brand
Sarirasa Group
Gopek House
Counterpain
PLN
Kementrian Pelni
Ayaxx
Wincos