Filosofi Sepak Bola Pelatih Persija STY Sejalan dengan Transformasi Bank Jakarta
09 Agustus 2026 14:25 WIB
Lia Muspiroh
Photo: Collaboration Kick-Off Bank Jakarta-Persija di Taman Suropati, Jakarta Pusat, Minggu (09/08/2026). Sumber: Lia Muspiroh
Sonora.co.id, Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong (STY) menerapkan filosofi permainan cepat, agresif, dan mengutamakan kerja sama tim. Hal itu dinilai sejalan dengan semangat transformasi yang tengah dijalankan Bank Jakarta.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo mengungkapkan kesamaan semangat itu dalam acara Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick-Off yang digelar di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (09/08/2026). Agus mengatakan kolaborasi dengan Persija bukan sekadar kerja sama sponsorship. Kemitraan tersebut diarahkan untuk menyatukan ekosistem perbankan, sepak bola, komunitas, dan masyarakat Jakarta.
Menurut Agus, Persija dan Bank Jakarta memiliki kesamaan identitas karena sama-sama membawa nama Jakarta. Persija menjadi representasi Jakarta di lapangan hijau, sementara Bank Jakarta hadir melalui layanan perbankan bagi masyarakat ibu kota.
“Persija membawa nama Jakarta di dada. Bank Jakarta membawa nama Jakarta dalam identitas kami. Kita lahir dan tumbuh bersama di kota yang sama dan membawa satu nama, yaitu Jakarta,” ujar Agus.
Ia menegaskan, kolaborasi tersebut tidak akan berhenti pada pemasangan logo Bank Jakarta di jersey Persija. Ke depan, kerja sama akan dikembangkan melalui berbagai program dan pengalaman yang dapat dirasakan langsung keluarga besar Persija maupun The Jakmania.
“Kerja sama ini bukan sekadar sponsorship dan bukan hanya soal logo Bank Jakarta di jersey Persija. Kami ingin mempertemukan dua ekosistem besar Jakarta, yaitu Persija dengan sepak bola komunitas dan passion yang luar biasa, serta Bank Jakarta dengan layanan keuangan, teknologi, dan ekosistem kota yang kami layani,” katanya.
Agus menyebut pola kemitraan tersebut sebagai perubahan dari sponsorship menuju partnership. Bank Jakarta juga ingin mengubah sekadar kehadiran merek menjadi pengalaman yang dirasakan masyarakat. “From sponsorship to partnership, from visibility to experience,” tegasnya.
Kolaborasi ini semakin relevan karena Persija memasuki musim baru dengan wajah baru. Selain mendatangkan sejumlah pemain anyar, Macan Kemayoran kini ditangani Shin Tae-yong yang diharapkan mampu menghadirkan karakter permainan agresif dan kompetitif. Bagi Agus, filosofi sepak bola Shin Tae-yong memiliki kesamaan dengan transformasi yang sedang dilakukan Bank Jakarta. Permainan cepat, mobilitas tinggi, keberanian mengambil peluang, serta kekompakan sebagai satu tim menjadi nilai yang juga ingin dibangun di lingkungan Bank Jakarta.
“Kami tertarik dengan filosofi Coach Shin, yaitu bermain cepat, menyerang, memiliki mobilitas tinggi dan bergerak sebagai satu tim. Itu juga yang sedang kami lakukan di Bank Jakarta. Kami ingin lebih cepat, lebih agile, lebih berani menangkap peluang dan yang terpenting seluruh organisasi bergerak sebagai satu tim,” ungkapnya.
Agus berharap perubahan yang dilakukan Persija dan transformasi Bank Jakarta dapat berjalan beriringan. Keduanya diharapkan sama-sama naik kelas dan memberikan kontribusi lebih besar bagi Jakarta. “Mudah-mudahan musim ini bukan hanya Persija yang naik kelas, Bank Jakarta juga,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bank Jakarta memperkenalkan wajah digital barunya melalui laman resmi bankjakarta.co.id. Perubahan tersebut menjadi bagian dari transformasi perusahaan untuk menghadirkan layanan perbankan yang lebih modern, mudah digunakan, dan sesuai kebutuhan nasabah.
“Selama bertahun-tahun masyarakat mengenal kami melalui bankdki.co.id. Sekarang bukan hanya domainnya yang berubah. Kami ingin digital experience Bank Jakarta juga mencerminkan bank yang sedang kami bangun, lebih fresh, lebih modern, lebih intuitif dan lebih customer centric,” jelasnya.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo mengungkapkan kesamaan semangat itu dalam acara Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick-Off yang digelar di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (09/08/2026). Agus mengatakan kolaborasi dengan Persija bukan sekadar kerja sama sponsorship. Kemitraan tersebut diarahkan untuk menyatukan ekosistem perbankan, sepak bola, komunitas, dan masyarakat Jakarta.
Menurut Agus, Persija dan Bank Jakarta memiliki kesamaan identitas karena sama-sama membawa nama Jakarta. Persija menjadi representasi Jakarta di lapangan hijau, sementara Bank Jakarta hadir melalui layanan perbankan bagi masyarakat ibu kota.
“Persija membawa nama Jakarta di dada. Bank Jakarta membawa nama Jakarta dalam identitas kami. Kita lahir dan tumbuh bersama di kota yang sama dan membawa satu nama, yaitu Jakarta,” ujar Agus.
Ia menegaskan, kolaborasi tersebut tidak akan berhenti pada pemasangan logo Bank Jakarta di jersey Persija. Ke depan, kerja sama akan dikembangkan melalui berbagai program dan pengalaman yang dapat dirasakan langsung keluarga besar Persija maupun The Jakmania.
“Kerja sama ini bukan sekadar sponsorship dan bukan hanya soal logo Bank Jakarta di jersey Persija. Kami ingin mempertemukan dua ekosistem besar Jakarta, yaitu Persija dengan sepak bola komunitas dan passion yang luar biasa, serta Bank Jakarta dengan layanan keuangan, teknologi, dan ekosistem kota yang kami layani,” katanya.
Agus menyebut pola kemitraan tersebut sebagai perubahan dari sponsorship menuju partnership. Bank Jakarta juga ingin mengubah sekadar kehadiran merek menjadi pengalaman yang dirasakan masyarakat. “From sponsorship to partnership, from visibility to experience,” tegasnya.
Kolaborasi ini semakin relevan karena Persija memasuki musim baru dengan wajah baru. Selain mendatangkan sejumlah pemain anyar, Macan Kemayoran kini ditangani Shin Tae-yong yang diharapkan mampu menghadirkan karakter permainan agresif dan kompetitif. Bagi Agus, filosofi sepak bola Shin Tae-yong memiliki kesamaan dengan transformasi yang sedang dilakukan Bank Jakarta. Permainan cepat, mobilitas tinggi, keberanian mengambil peluang, serta kekompakan sebagai satu tim menjadi nilai yang juga ingin dibangun di lingkungan Bank Jakarta.
“Kami tertarik dengan filosofi Coach Shin, yaitu bermain cepat, menyerang, memiliki mobilitas tinggi dan bergerak sebagai satu tim. Itu juga yang sedang kami lakukan di Bank Jakarta. Kami ingin lebih cepat, lebih agile, lebih berani menangkap peluang dan yang terpenting seluruh organisasi bergerak sebagai satu tim,” ungkapnya.
Agus berharap perubahan yang dilakukan Persija dan transformasi Bank Jakarta dapat berjalan beriringan. Keduanya diharapkan sama-sama naik kelas dan memberikan kontribusi lebih besar bagi Jakarta. “Mudah-mudahan musim ini bukan hanya Persija yang naik kelas, Bank Jakarta juga,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bank Jakarta memperkenalkan wajah digital barunya melalui laman resmi bankjakarta.co.id. Perubahan tersebut menjadi bagian dari transformasi perusahaan untuk menghadirkan layanan perbankan yang lebih modern, mudah digunakan, dan sesuai kebutuhan nasabah.
“Selama bertahun-tahun masyarakat mengenal kami melalui bankdki.co.id. Sekarang bukan hanya domainnya yang berubah. Kami ingin digital experience Bank Jakarta juga mencerminkan bank yang sedang kami bangun, lebih fresh, lebih modern, lebih intuitif dan lebih customer centric,” jelasnya.
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives