Meski Pengembangan Perlu Dilakukan, Anggota DPRD Jakarta Apresiasi Peluncuran Klinik Hewan Keliling
11 Juli 2026 08:44 WIB
Lia Muspiroh
Photo: Gubernur Jakarta didampingi Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta dan Anggota DPRD DKI Jakarta, meninjau Klinik Hewan Keliling di Jakarta Timur, Jum'at (10/07/2026). Sumber: Lia Muspiroh
Sonora.co.id, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau pelayanan Mobil Klinik Hewan Keliling Jakarta di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Mustika, Jalan Kerja Bakti, Kelurahan Kramat Jati, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2026).
Pramono mengatakan peluncuran layanan tersebut menjadi wujud realisasi komitmen Pemerimtah Provinsi (Pemprov) Jakarta memperluas akses pelayanan kesehatan hewan bagi masyarakat. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan lima unit Mobil Klinik Hewan Keliling yang akan beroperasi di lima kota administrasi guna melayani kebutuhan kesehatan hewan peliharaan warga jakarta.
"Saya mengajak masyarakat memanfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya. Seluruh layanan diberikan dengan tarif retribusi sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan hewan yang mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau," Kata Pramono.
Pramono menjelaskan, setiap Mobil Klinik Hewan Keliling ini dilengkapi dokter hewan dan peralatan medis untuk memberikan berbagai layanan kesehatan bagi hewan. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan dan pengobatan kucing, anjing, kambing, serta sapi, tindakan operasi kecil dan sterilisasi, hingga pemeriksaan ultrasonografi (USG).
"Jakarta sebagai kota yang bebas rabies tentunya harus terus kita dukung, kita pertahankan, dan kita rawat. Karena itu, keberadaan Mobil Klinik Hewan Keliling ini saya yakini menjadi modal sosial yang sangat baik bagi Jakarta untuk mempertahankan status sebagai kota bebas rabies sekaligus mendukung Jakarta sebagai kota global, kota pusat perekonomian, dan ibu kota negara," tutur Pramono.
Pramono menambahkan, pada 2026 Pemprov DKI Jakarta menargetkan sebanyak 23.000 ekor hewan yang akan menjalani sterilisasi. Karena itu, ia mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta menjadi kota yang ramah terhadap hewan.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan A Sidabalok, dan Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan A Sidabalok memastikan pihaknya akan mengoptimalkan operasional Mobil Klinik Hewan Keliling dengan mengerahkan tenaga medis veteriner yang kompeten.
"Kami akan mengoperasikan layanan ini selama enam hari dari Senin-Sabtu. Untuk titik lokasinya akan kami umumkan di media sosial kami, sehingga masyarakat bisa langsung datang," kata Hasudungan.
Hasudungan menambahkan, evaluasi terhadap pelaksanaan layanan akan terus dilakukan sebagai dasar penyempurnaan program, baik dari sisi cakupan wilayah, jenis pelayanan, maupun skema pembiayaan agar semakin menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth mengapresiasi peluncuran Mobil Klinik Hewan Keliling tersebut. Menurutnya, keberadaan Mobil Klinik Hewan Keliling ini menandakan Jakarta sebagai kota ramah hewan perlahan terwujud.
"Jakarta targetnya adalah menjadi kota ramah hewan. Dengan adanya klinik hewan yang mobile seperti ini menandakan target tersebut perlahan tercapai," ujar Kenneth.
Menurut Kenneth, Pramono Anung sudah merealisasikan salah satu janji kampanyenya dengan memperluas akses pelayanan kesehatan hewan bagi masyarakat Jakarta. Langkah tersebut akan menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam meningkatkan layanan publik, termasuk di bidang kesehatan hewan.
"Komitmen itu diwujudkan melalui penyediaan akses pelayanan kesehatan hewan yang diharapkan semakin mudah dijangkau masyarakat, baik bagi pemilik hewan peliharaan maupun masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan hewan di Ibu Kota." Tambahnya.
Selain meningkatkan kesejahteraan hewan, program ini juga mendukung upaya menjaga kesehatan masyarakat melalui pengendalian penyakit yang dapat menular dari hewan kepada manusia. Meski demikian, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu menilai, pengembangan layanan masih perlu terus dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Untuk sementara, seluruh layanan yang tersedia pada Mobil Klinik Hewan Keliling ini masih dikenakan tarif sesuai ketentuan yang berlaku. Kenneth menjelaskan, besaran tarif telah mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Pajak dan Retribusi Daerah, dan diberlakukan bagi seluruh masyarakat, termasuk pemilik hewan dengan KTP non-DKI Jakarta.
Pramono mengatakan peluncuran layanan tersebut menjadi wujud realisasi komitmen Pemerimtah Provinsi (Pemprov) Jakarta memperluas akses pelayanan kesehatan hewan bagi masyarakat. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan lima unit Mobil Klinik Hewan Keliling yang akan beroperasi di lima kota administrasi guna melayani kebutuhan kesehatan hewan peliharaan warga jakarta.
"Saya mengajak masyarakat memanfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya. Seluruh layanan diberikan dengan tarif retribusi sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan hewan yang mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau," Kata Pramono.
Pramono menjelaskan, setiap Mobil Klinik Hewan Keliling ini dilengkapi dokter hewan dan peralatan medis untuk memberikan berbagai layanan kesehatan bagi hewan. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan dan pengobatan kucing, anjing, kambing, serta sapi, tindakan operasi kecil dan sterilisasi, hingga pemeriksaan ultrasonografi (USG).
"Jakarta sebagai kota yang bebas rabies tentunya harus terus kita dukung, kita pertahankan, dan kita rawat. Karena itu, keberadaan Mobil Klinik Hewan Keliling ini saya yakini menjadi modal sosial yang sangat baik bagi Jakarta untuk mempertahankan status sebagai kota bebas rabies sekaligus mendukung Jakarta sebagai kota global, kota pusat perekonomian, dan ibu kota negara," tutur Pramono.
Pramono menambahkan, pada 2026 Pemprov DKI Jakarta menargetkan sebanyak 23.000 ekor hewan yang akan menjalani sterilisasi. Karena itu, ia mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta menjadi kota yang ramah terhadap hewan.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan A Sidabalok, dan Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan A Sidabalok memastikan pihaknya akan mengoptimalkan operasional Mobil Klinik Hewan Keliling dengan mengerahkan tenaga medis veteriner yang kompeten.
"Kami akan mengoperasikan layanan ini selama enam hari dari Senin-Sabtu. Untuk titik lokasinya akan kami umumkan di media sosial kami, sehingga masyarakat bisa langsung datang," kata Hasudungan.
Hasudungan menambahkan, evaluasi terhadap pelaksanaan layanan akan terus dilakukan sebagai dasar penyempurnaan program, baik dari sisi cakupan wilayah, jenis pelayanan, maupun skema pembiayaan agar semakin menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth mengapresiasi peluncuran Mobil Klinik Hewan Keliling tersebut. Menurutnya, keberadaan Mobil Klinik Hewan Keliling ini menandakan Jakarta sebagai kota ramah hewan perlahan terwujud.
"Jakarta targetnya adalah menjadi kota ramah hewan. Dengan adanya klinik hewan yang mobile seperti ini menandakan target tersebut perlahan tercapai," ujar Kenneth.
Menurut Kenneth, Pramono Anung sudah merealisasikan salah satu janji kampanyenya dengan memperluas akses pelayanan kesehatan hewan bagi masyarakat Jakarta. Langkah tersebut akan menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam meningkatkan layanan publik, termasuk di bidang kesehatan hewan.
"Komitmen itu diwujudkan melalui penyediaan akses pelayanan kesehatan hewan yang diharapkan semakin mudah dijangkau masyarakat, baik bagi pemilik hewan peliharaan maupun masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan hewan di Ibu Kota." Tambahnya.
Selain meningkatkan kesejahteraan hewan, program ini juga mendukung upaya menjaga kesehatan masyarakat melalui pengendalian penyakit yang dapat menular dari hewan kepada manusia. Meski demikian, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu menilai, pengembangan layanan masih perlu terus dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Untuk sementara, seluruh layanan yang tersedia pada Mobil Klinik Hewan Keliling ini masih dikenakan tarif sesuai ketentuan yang berlaku. Kenneth menjelaskan, besaran tarif telah mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Pajak dan Retribusi Daerah, dan diberlakukan bagi seluruh masyarakat, termasuk pemilik hewan dengan KTP non-DKI Jakarta.
Our Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives