Bank Jakarta Dorong UMKM dan Investasi untuk Perkuat Daya Saing Jakarta Global
06 Juni 2026 11:35 WIB
Riko Marbun
Photo: win/Ist.
Sonora.co.id - Bank Jakarta menyiapkan empat strategi utama untuk memperkuat daya saing Jakarta sebagai kota global, mulai dari perluasan inklusi keuangan, penguatan UMKM, akses pembiayaan perumahan, hingga peningkatan investasi. Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan pembangunan kota masa depan tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik dan kemajuan teknologi, tetapi juga pada kemampuan menciptakan ekosistem ekonomi yang terhubung dan inklusif.
Dalam forum Urban Talks BUMD: Katalisator Kota, Akselerator Pembangunan yang menjadi bagian dari Jakarta Future Festival 2026, Agus menjelaskan bahwa Bank Jakarta ingin mengambil peran sebagai penghubung antara masyarakat, pelaku usaha, pemerintah, dan investor dalam satu sistem ekonomi perkotaan yang terintegrasi.
Menurutnya, salah satu tantangan terbesar yang masih dihadapi Jakarta adalah masih adanya masyarakat yang belum memiliki akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, perluasan inklusi keuangan menjadi strategi pertama yang dijalankan Bank Jakarta agar seluruh warga dapat mengakses layanan keuangan secara mudah, aman, dan berbasis digital.
Selain itu, Bank Jakarta juga menempatkan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai prioritas utama. Agus menilai dukungan kepada UMKM tidak cukup hanya melalui pembiayaan, tetapi harus diikuti dengan perluasan akses pasar, digitalisasi usaha, serta penguatan rantai pasok.
"UMKM tidak hanya membutuhkan pinjaman, tetapi juga membutuhkan kesempatan," kata Agus.
Strategi berikutnya adalah memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Menurut Agus, tingginya harga properti di Jakarta membuat kepemilikan rumah menjadi tantangan yang harus direspons melalui skema pembiayaan yang lebih inklusif.
Di sisi lain, Bank Jakarta juga berupaya meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Jakarta. Agus menegaskan pembangunan kota global tidak dapat hanya mengandalkan APBD, melainkan membutuhkan investasi yang berkelanjutan dari berbagai sektor.
"Peran Bank Jakarta bukan sekadar menghimpun dana dan menyalurkan kredit, tetapi menjadi penghubung antara warga, UMKM, pemerintah, dan investor dalam satu ekosistem kota," ujarnya.
Agus meyakini sinergi antara sektor keuangan, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Jakarta yang kompetitif secara global sekaligus mampu memberikan kesempatan ekonomi yang merata bagi seluruh warganya.
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives