ART with HEART 2026 Dorong Kemandirian Seniman Difabel Lewat Kolaborasi Seni
21 Mei 2026 22:15 WIB
Riko Marbun
Photo: den/istimewa
Sonora.co.id - Program pameran seni inklusif ART with HEART kembali digelar pada 21 –24 Mei 2026 di Main Atrium Gandaria City, Jakarta. Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, kegiatan ini hadir sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan seniman difabel dengan dunia seni profesional dan pasar kreatif.
Mengusung tema “KAMI”, pameran ini menekankan semangat kebersamaan, kolaborasi, dan energi positif dalam membangun ekosistem seni yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, berbagai pemangku kepentingan diajak terlibat dalam mendukung akses dan kesempatan berkarya bagi seniman difabel.
ART with HEART tahun ini menghadirkan dua agenda utama, yakni business matching dan charity art fair. Pada sesi business matching, pelaku usaha dipertemukan dengan seniman difabel sebagai mitra kreatif profesional melalui berbagai contoh kolaborasi yang telah berjalan. Sementara itu, charity art fair menampilkan 70 karya dari 38 seniman senior dan seniman difabel.
Selain membuka peluang pendapatan bagi para seniman, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni rupa di Indonesia. Sebagian hasil penjualan karya akan digunakan untuk mendukung program pemberdayaan dan kemandirian seniman difabel melalui yayasan yang terlibat.
Tak hanya pameran, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas kreatif seperti tote bag painting hingga social media challenge dengan hadiah bertema ART with HEART.
Kurator pameran “KAMI”, Ina Silas, berharap karya seniman berkebutuhan khusus semakin mendapat ruang dan apresiasi yang luas di tengah masyarakat maupun dalam berbagai kegiatan seni nasional dan internasional.
“Seni rupa Indonesia telah mendapatkan banyak apresiasi di berbagai event seni internasional. Saya berharap karya seni rupa seniman berkebutuhan khusus juga bisa mendapatkan apresiasi yang sama dari masyarakat dan pecinta seni,” ujar Ina.
Perwakilan penyelenggara, M. Arif Rachmat Gobel, menegaskan bahwa seni dapat menjadi jembatan menuju kemandirian bagi para seniman difabel melalui akses kolaborasi dan peluang pasar yang lebih luas.
Program ART with HEART juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan 70 tahun perjalanan GOBEL dalam menghadirkan kontribusi sosial di Indonesia, tidak hanya melalui teknologi tetapi juga pemberdayaan masyarakat lewat seni dan inklusivitas.
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives