Nyeri Lutut pada Perempuan Kerap Diabaikan, Dokter Ingatkan Risiko Gangguan Sendi Serius

27 April 2026 16:40 WIB
Riko Marbun
Photo: sri/istimewa
Sonora.co.id - Keluhan nyeri lutut masih sering dianggap masalah ringan oleh banyak perempuan, padahal kondisi tersebut dapat menjadi tanda awal gangguan muskuloskeletal yang berpotensi berkembang menjadi lebih serius jika tidak ditangani sejak dini. Kesadaran terhadap kesehatan sendi dinilai penting, terutama bagi perempuan usia produktif yang menjalani aktivitas tinggi setiap hari.

Untuk itu, dalam momentum peringatan Hari Kartini dan Hari Perawat, Siloam Hospitals Mampang mengangkat isu kesehatan lutut perempuan melalui edukasi publik yang menyoroti pentingnya deteksi dini gangguan tulang dan sendi. Kegiatan berlangsung di kawasan Jakarta dan ditujukan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.

Perempuan dinilai memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan pada lutut dan tulang dibanding laki-laki. Hal tersebut dipengaruhi faktor hormonal, anatomi tubuh, hingga pola gerak yang berbeda.

“Secara medis, perempuan memiliki risiko lebih tinggi terhadap beberapa gangguan muskuloskeletal tertentu, seperti cedera ligamen lutut dan osteoporosis. Hal ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor hormonal, seperti peran estrogen terhadap kekuatan ligamen dan kepadatan tulang, serta faktor anatomi dan biomekanik, termasuk perbedaan struktur panggul dan pola gerakan tubuh,” ujar dr. I Made Yudi Mahardika, dokter spesialis ortopaedi dan traumatologi di Siloam Hospitals Mampang.

Menurutnya, gejala seperti nyeri lutut saat naik tangga, pegal berkepanjangan, atau rasa tidak nyaman saat berolahraga sering dianggap sebagai kelelahan biasa. Padahal secara klinis, keluhan tersebut dapat menjadi tanda awal gangguan muskuloskeletal yang memerlukan pemeriksaan medis.

Ia menegaskan bahwa keterlambatan penanganan dapat menyebabkan penurunan fungsi sendi hingga membutuhkan tindakan medis yang lebih kompleks. Oleh sebab itu, pemeriksaan sejak muncul gejala awal dinilai penting agar kondisi tidak berkembang menjadi kronis. Sebagai bagian dari edukasi kesehatan, Siloam Hospitals Mampang menghadirkan booth kesehatan interaktif yang memungkinkan masyarakat memperoleh informasi mengenai kesehatan tulang dan sendi secara langsung. Pengunjung juga dapat mengikuti aktivitas edukatif terkait pencegahan gangguan muskuloskeletal.

Pendekatan promotif dan preventif tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kesehatan lutut tidak hanya berkaitan dengan usia lanjut, tetapi juga dapat mulai terganggu sejak usia muda akibat aktivitas fisik berlebihan, postur tubuh yang kurang tepat, hingga minimnya perhatian terhadap gejala awal.  
Sonora Network

Our Services

Sonora Education And Talent Management

Sonora Education And Talent Management

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution

Research Solution

Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives
Management Services

Management Services

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Event Management

Event Management

Step into Syandana, we deliver exceptional tailored event solutions

We'll reach out to you to talk about what we can do to keep leading, together.

Let’s Collaborate!

Our Satisfied Partners

Kementrian Pajak
Kementrian PUPR
Kementerian Dinas Perhubungan
Kementrian Kominfo
Kementrian Agama
Kementrian Hukum dan HAM
Telkomsek
ASDP
Nuvo Family
Pertamina
Bear Brand
Sarirasa Group
Gopek House
Counterpain
PLN
Kementrian Pelni
Ayaxx
Wincos