DPRD Jakarta Ajak Anak Muda Memahami Fungsi Anggaran dan Pengawasan
02 Maret 2026 09:26 WIB
Lia Muspiroh
Photo: Diskusi DPRD DKI Jakarta - Bijak Memantau bersama anak muda, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (28/02/2206). Sumber: Lia Muspiroh
Sonora.co.id, DPRD DKI Jakarta bersama Bijak Memantau menggelar diskusi yang melibatkan komunitas dan anak muda, Sabtu (28/02/2026) malam. Forum dialog itu dihadiri sekitar 100 anak muda dengan dialog interaktif membahas kelayakan hidup di Jakarta.
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Ghozi Zulazmi mengatakan forum ini menjadi ruang bertukar pikiran yang nantinya akan dibawa dalam pembahasan kebijakan. Perhatian besar tertuju pada pendidikan, utamanya anggaran yang terus meningkat.
"Banyak yang menyoroti dana pendidikan dan proyeksinya ke depan. Ini menjadi penting bagi Pemprov DKI agar tetap waspada" Ucapnya.
Selain pendidikan, forum dialog itu juga membahas kelas menengah yang memiliki beban ekonomi tidak ringan namun kerap tidak tersentuh bantuan sosial.
"Penghasilan 5 juta sampai 15 juta tapi tanggungannya besar, sehingga sering kali impas. Ini perlu dipikirkan" Lanjut Ghozi.
Sementara itu, Perwakilan Sekretariat Bijak Memantau, Efraim Leonard mengatakan forum diskusi digelar sebagai partisipasi publik dalam proses kebijakan.
“Banyak orang muda urban Jakarta belum sepenuhnya mengenal peran DPRD, padahal keputusan dan pengawasan di level ini sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari kualitas jalan, transportasi publik, sampai pelayanan dasar lainnya. Touchbase kami desain di tingkat DPRD karena di sinilah aspirasi warga sebenarnya bisa langsung diterjemahkan menjadi pengawasan kebijakan dan anggaran" Jelasnya
Efraim juga mengingatkan warga punya perwakilan di daerah pemilihannya yang bertugas memastikan kebijakan berjalan dengan baik, dan membuka ruang dialog dengan masyarakat.
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Ghozi Zulazmi mengatakan forum ini menjadi ruang bertukar pikiran yang nantinya akan dibawa dalam pembahasan kebijakan. Perhatian besar tertuju pada pendidikan, utamanya anggaran yang terus meningkat.
"Banyak yang menyoroti dana pendidikan dan proyeksinya ke depan. Ini menjadi penting bagi Pemprov DKI agar tetap waspada" Ucapnya.
Selain pendidikan, forum dialog itu juga membahas kelas menengah yang memiliki beban ekonomi tidak ringan namun kerap tidak tersentuh bantuan sosial.
"Penghasilan 5 juta sampai 15 juta tapi tanggungannya besar, sehingga sering kali impas. Ini perlu dipikirkan" Lanjut Ghozi.
Sementara itu, Perwakilan Sekretariat Bijak Memantau, Efraim Leonard mengatakan forum diskusi digelar sebagai partisipasi publik dalam proses kebijakan.
“Banyak orang muda urban Jakarta belum sepenuhnya mengenal peran DPRD, padahal keputusan dan pengawasan di level ini sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari kualitas jalan, transportasi publik, sampai pelayanan dasar lainnya. Touchbase kami desain di tingkat DPRD karena di sinilah aspirasi warga sebenarnya bisa langsung diterjemahkan menjadi pengawasan kebijakan dan anggaran" Jelasnya
Efraim juga mengingatkan warga punya perwakilan di daerah pemilihannya yang bertugas memastikan kebijakan berjalan dengan baik, dan membuka ruang dialog dengan masyarakat.
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives