Redaksi Kompas Bicara: 80,9 Persen Publik Puas Terhadap 100 Hari Kinerja Prabowo Gibran; Trump Janji Penuhi Program Kampanye
20 Januari 2025 12:34 WIB
Melysa Septiani
Photo: Halaman Muka dan Headline Harian Kompas Edisi 20 Januari 2025. (Radio Sonora/ Melysa Septiani).
Jakarta, Sonora.co.id - Redaksi Kompas Bicara dalam Sonora Pagi edisi Senin (20/1) mengulas dua berita pilihan dalam Harian Kompas, live bersama dengan Wakil Redaktur Pelaksana Harian Kompas Antonius Tomy Trinugroho. Berikut ulasannya:
80,9 Persen Publik Puas Terhadap 100 Hari Kinerja Prabowo Gibran
Merujuk hasil survei yang dilakukan Litbang Kompas periode 4-10 Januari 2025, sebanyak 80,9 persen diantaranya menyatakan puas terhadap 100 hari kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran. Tomy Trinugroho mengatakan, tingkat kepuasan ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah penelitian yang dilakukan Litbang Kompas.
“Pertama-tama, ini kan tertinggi dalam sejarah survei yang dilakukan Kompas, sebagai perbandingan juga bisa dilihat di artikel (Harian Kompas edisi 20 Januari 2025) tersebut bahwa pada 2015 pun Jokowi 100 hari telah terpilih menjadi presiden itu di angka sekitar 60-an persen. Sedangkan Pak Prabowo dan Mas Gibran kali ini mencapai 80 persen. Jadi, tertinggi dalam sejarah survei yang dilakukan Kompas dalam tradisi 100 hari kepemimpinan,” ungkap Tomy.
Tomy melanjutkan, karakter kepemimpinan pemerintah memengaruhi capaian kepuasan dalam survei yang dilakukan Litbang Kompas.
“Itu ada beberapa bisa dikaitkan dengan karakter kepemimpinan sekarang ini yang dipersepsikan, atau yang dilihat oleh publik sangat pro-rakyat. Lalu juga ada unsur ketegasan,” tutur Tomy.
Trump Janji Penuhi Program Kampanye
Menjelang pelantikan Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada 20 Januari 2025 waktu Washington, Tomy Trinugroho menyoroti pengaruh Trump dalam tataran dunia dan Indonesia.
“Tanggal 20 Januari waktu Washington, Trump akan dilantik, maka secara resmi dia (Trump) memulai masa jabatan yang kedua kalinya sebagai Presiden, walaupun bukan yang berturut-turut tapi yang kedua. Dan sebelum menjabat pun, dia sudah membuat cukup heboh, misalnya mengancam akan menerapkan tarif lebih tinggi pada negara-negara yang tergabung dalam BRICS, dan hendak melakukan dedolarisasi. Indonesia kan ada dalam BRICS, apakah Trump akan melakukan dedolarisasi tentu akan kita lihat,” jelas Tomy.
Tomy juga menyoroti kecenderungan sikap Trump di bidang perdagangan.
“Kemudian, dia cenderung lebih pragmatis juga, artinya yang dilihat adalah bagaimana kemudian soal perdagangan ya langsung saja apakah dia memberikan defisit atau tidak. Tantangan yang menarik juga buat dunia dan Indonesia terutama,” tutup Tomy.
Redaksi Kompas Bicara dapat anda simak secara live setiap Senin dan Jumat di acara Sonora Pagi pukul 7.20 WIB. Anda dapat mendengarkan secara streaming di Sonora.co.id, dan analog melalui FM 92.00.
80,9 Persen Publik Puas Terhadap 100 Hari Kinerja Prabowo Gibran
Merujuk hasil survei yang dilakukan Litbang Kompas periode 4-10 Januari 2025, sebanyak 80,9 persen diantaranya menyatakan puas terhadap 100 hari kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran. Tomy Trinugroho mengatakan, tingkat kepuasan ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah penelitian yang dilakukan Litbang Kompas.
“Pertama-tama, ini kan tertinggi dalam sejarah survei yang dilakukan Kompas, sebagai perbandingan juga bisa dilihat di artikel (Harian Kompas edisi 20 Januari 2025) tersebut bahwa pada 2015 pun Jokowi 100 hari telah terpilih menjadi presiden itu di angka sekitar 60-an persen. Sedangkan Pak Prabowo dan Mas Gibran kali ini mencapai 80 persen. Jadi, tertinggi dalam sejarah survei yang dilakukan Kompas dalam tradisi 100 hari kepemimpinan,” ungkap Tomy.
Tomy melanjutkan, karakter kepemimpinan pemerintah memengaruhi capaian kepuasan dalam survei yang dilakukan Litbang Kompas.
“Itu ada beberapa bisa dikaitkan dengan karakter kepemimpinan sekarang ini yang dipersepsikan, atau yang dilihat oleh publik sangat pro-rakyat. Lalu juga ada unsur ketegasan,” tutur Tomy.
Trump Janji Penuhi Program Kampanye
Menjelang pelantikan Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada 20 Januari 2025 waktu Washington, Tomy Trinugroho menyoroti pengaruh Trump dalam tataran dunia dan Indonesia.
“Tanggal 20 Januari waktu Washington, Trump akan dilantik, maka secara resmi dia (Trump) memulai masa jabatan yang kedua kalinya sebagai Presiden, walaupun bukan yang berturut-turut tapi yang kedua. Dan sebelum menjabat pun, dia sudah membuat cukup heboh, misalnya mengancam akan menerapkan tarif lebih tinggi pada negara-negara yang tergabung dalam BRICS, dan hendak melakukan dedolarisasi. Indonesia kan ada dalam BRICS, apakah Trump akan melakukan dedolarisasi tentu akan kita lihat,” jelas Tomy.
Tomy juga menyoroti kecenderungan sikap Trump di bidang perdagangan.
“Kemudian, dia cenderung lebih pragmatis juga, artinya yang dilihat adalah bagaimana kemudian soal perdagangan ya langsung saja apakah dia memberikan defisit atau tidak. Tantangan yang menarik juga buat dunia dan Indonesia terutama,” tutup Tomy.
Redaksi Kompas Bicara dapat anda simak secara live setiap Senin dan Jumat di acara Sonora Pagi pukul 7.20 WIB. Anda dapat mendengarkan secara streaming di Sonora.co.id, dan analog melalui FM 92.00.
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives