Dirjen AHU Widodo: Notaris Berperan Strategis Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

21 Oktober 2026 20:06 WIB
Riko Marbun
Photo: PP INI
Semarang, Sonora.Co.ID - Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Kementerian Hukum RI, Widodo, menegaskan profesi notaris memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui kepastian hukum, perlindungan hak masyarakat, dan peningkatan kepercayaan dunia usaha. Peran tersebut dibutuhkan untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6 persen di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Upaya tersebut ditempuh melalui kebijakan fiskal dan penganggaran, hilirisasi, pengembangan enam mesin pertumbuhan ekonomi baru, kemudahan berusaha, serta reformasi struktural,” ujar Widodo saat membuka Kongres XXIV Ikatan Notaris Indonesia (INI) di Padma Hotel Semarang, Jawa Tengah, Rabu (21/10/2026).

Menurut Widodo, keberhasilan berbagai kebijakan ekonomi membutuhkan dukungan kepastian hukum yang mampu membangun kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha. Dalam hal ini, notaris berperan dalam proses pendirian badan usaha, masuknya investasi, penyusunan transaksi komersial, hingga mendukung kegiatan perbankan dan pembiayaan.

“Kualitas layanan notaris turut memengaruhi perlindungan hak para pihak dan kepercayaan mereka terhadap ekosistem usaha yang ada di Indonesia,” katanya.

Widodo menegaskan, tanggung jawab notaris tidak hanya berkaitan dengan kepentingan bisnis dan investasi, tetapi juga menyentuh kehidupan masyarakat secara luas. Jasa notaris dibutuhkan untuk membuat perjanjian, mengatur kepentingan keluarga, menyatakan kehendak mengenai harta kekayaan, serta memberikan kepastian dalam berbagai hubungan hukum.

Karena masyarakat tidak selalu memahami konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang dilakukan, profesionalitas, ketelitian, dan integritas notaris menjadi hal penting. Oleh sebab itu, kualitas pelayanan dan kehormatan jabatan notaris harus terus dijaga untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem hukum nasional.

Kongres XXIV INI berlangsung pada 21–23 Oktober 2026 dengan mengusung tema “Dari Rumah Kita Untuk Indonesia: Membangun Keberlangsungan Organisasi Untuk Kemajuan dan Kebersamaan Seluruh Anggota Demi Tercapainya Indonesia Emas”.

Kongres tersebut diikuti anggota notaris aktif, anggota luar biasa, serta perwakilan pengurus wilayah INI dari berbagai daerah di Indonesia. Forum ini menjadi momentum untuk memperkuat keberlangsungan organisasi, meningkatkan profesionalisme notaris, dan membangun sinergi dengan pemerintah.

Dalam sambutannya, Widodo juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika organisasi. Ia menyinggung simbol gunungan dalam pewayangan yang berada di belakangnya. Dalam tradisi pertunjukan wayang, gunungan kerap menjadi penanda dimulainya atau berakhirnya sebuah babak.

Menurut Widodo, simbol tersebut dapat dimaknai sebagai harapan agar dinamika yang terjadi di tubuh organisasi dapat diselesaikan sehingga seluruh anggota kembali bersatu.

“Kalau sudah di akhir, tandanya cerita-ceritanya sudah selesai. Artinya, dinamikanya insyaallah sudah selesai. Kita sekarang bersatu lagi dan sama-sama menyambung silaturahmi di antara kita semua,” ujarnya.

Ia berharap suasana ceria, rukun, dan damai selama kongres dapat terus terjaga hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir. Widodo juga berharap forum tersebut menghasilkan keputusan yang membawa kemajuan bagi organisasi dan profesi notaris.


Ketum INI Ajak Anggota Jaga Persatuan

Ketua Umum Pengurus Pusat INI, Irfan Ardiansyah, mengatakan Kongres XXIV menjadi kesempatan bagi seluruh anggota untuk menyampaikan aspirasi dan memberikan kontribusi bagi kemajuan organisasi.

Rangkaian kegiatan selama tiga hari dirancang untuk memberikan pembekalan pengetahuan, membahas berbagai persoalan organisasi, serta merumuskan keputusan strategis bagi keberlangsungan INI.

“Masukan dan kritik dari peserta sangat diperlukan, terutama dalam pembahasan yang melibatkan sejumlah komisi. Dengan demikian, keputusan yang dihasilkan diharapkan dapat menjawab kebutuhan anggota sekaligus memperkuat keberlangsungan organisasi,” kata Irfan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Hukum RI, khususnya Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, atas dukungan terhadap berbagai kegiatan INI di tingkat pusat maupun wilayah.

Irfan juga mengajak seluruh anggota membuka ruang dialog, duduk bersama, saling mendengarkan, dan menghormati perbedaan demi menjaga soliditas organisasi. Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar, tetapi tidak seharusnya memutus hubungan kekeluargaan di antara anggota.

“Kita boleh berbeda pendirian, tetapi kita tetap keluarga besar Ikatan Notaris Indonesia. Proses hukum biarlah berjalan sesuai mekanismenya, sementara komunikasi dan silaturahmi harus tetap kita jaga,” ujarnya.

Irfan turut menekankan pentingnya mempertahankan INI sebagai wadah tunggal organisasi notaris sekaligus memperkuat sinergi dengan Kementerian Hukum RI.


INI Didorong Adaptif terhadap Perkembangan Teknologi

Ketua Pengurus Wilayah INI Jawa Tengah, Al Halim, mengatakan tema kongres yang mengangkat keberlangsungan organisasi, kemajuan, dan kebersamaan memiliki arti penting bagi perjalanan INI ke depan.

Menurutnya, organisasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, perubahan regulasi, dinamika kebutuhan masyarakat, serta tuntutan terhadap integritas dan profesionalitas.

Ia menegaskan, kemajuan organisasi harus memberikan manfaat bagi seluruh anggota, bukan hanya sebagian pihak.

“Profesionalitas, integritas, independensi, dan kehormatan jabatan notaris harus senantiasa menjadi fondasi dalam setiap langkah pengabdian,” kata Al Halim.

Ia berharap hubungan kelembagaan yang konstruktif antara INI dan Kementerian Hukum RI terus diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas kontribusi notaris dalam memberikan kepastian hukum, mendukung pembangunan ekonomi, dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah, Heni Susila Wardoyo, menyoroti pentingnya komunikasi dan kerja sama dalam menghadapi dinamika organisasi. Menurutnya, proses konsolidasi membutuhkan komunikasi intensif agar kepentingan para notaris tetap terakomodasi.

Heni menjelaskan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum merupakan instansi vertikal yang menjalankan tugas berdasarkan kebijakan Menteri Hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Salah satu tugasnya adalah melaksanakan pembinaan dan pengawasan notaris, termasuk aspek organisasi sesuai kewenangannya.

Ia berharap kongres menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah dan organisasi profesi, sekaligus memastikan kepentingan notaris mendapat perhatian melalui mekanisme yang tepat.

Ketua Panitia Pelaksana Kongres XXIV INI, Ari Nur Widanarko, mengatakan kongres diharapkan menjadi momentum untuk menjadikan INI sebagai rumah besar yang nyaman bagi seluruh anggota, tempat berdiskusi, memperkuat solidaritas, dan merumuskan langkah strategis bagi kemajuan organisasi.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan pembekalan pengetahuan melalui sesi yang menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pembahasan kongres dan perumusan keputusan organisasi.

“Semoga perhelatan kita kali ini menjadikan rumah besar kita sebagai rumah yang nyaman, tempat menguatkan diri, memupuk kebersamaan, dan memperkuat organisasi menuju Indonesia Emas,” tutup Ari.

Melalui Kongres XXIV, INI diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan kualitas profesi notaris agar semakin berintegritas, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta perkembangan dunia usaha.

Sonora Network

Our Services

Sonora Education And Talent Management

Sonora Education And Talent Management

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution

Research Solution

Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives
Management Services

Management Services

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Event Management

Event Management

Step into Syandana, we deliver exceptional tailored event solutions

We'll reach out to you to talk about what we can do to keep leading, together.

Let’s Collaborate!

Our Satisfied Partners

Kementrian Pajak
Kementrian PUPR
Kementerian Dinas Perhubungan
Kementrian Kominfo
Kementrian Agama
Kementrian Hukum dan HAM
Telkomsek
ASDP
Nuvo Family
Pertamina
Bear Brand
Sarirasa Group
Gopek House
Counterpain
PLN
Kementrian Pelni
Ayaxx
Wincos