DPRD DKI Bagikan Masker Gratis ke Pejalan Kaki dan Pengendara di Jakbar
09 September 2026 09:30 WIB
Lia Muspiroh
Photo: Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth membagikan masker di Jakarta Barat, Selasa (08/09/2026). Sumber: Humas DPRD DKI Jakarta
Sonora.co.id, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth bersama jajarannya membagikan masker gratis kepada masyarakat di Jalan Latumenten, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (08/09/2026).
Masker tersebut dibagikan kepada pejalan kaki dan pengendara yang melintas di sekitar Rumah Sakit Soeharto Heerdjan. Kenneth mengatakan, pembagian masker dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik dan debu yang masih beterbangan.
“Kami melihat adanya paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang belum sepenuhnya menghilang. Jadi sebagai langkah antisipasi, saya melakukan kegiatan pembagian masker gratis,” ujar Kenneth dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026).
Ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung agar jajaran kecamatan dan kelurahan turut membagikan masker kepada masyarakat. Selain faktor kesehatan, pembagian masker dilakukan karena harga perlengkapan pelindung tersebut disebut mulai mengalami kenaikan sejak abu vulkanik menyebar di Jakarta pada Minggu 6 September 2026. Kenneth dan jajarannya menyiapkan 100 dus masker untuk dibagikan kepada masyarakat yang melintas di kawasan Latumenten, Jakarta Barat.
“Saya siapkan 100 dus masker pada hari ini. Kami bagikan semua sampai habis kepada semua pengendara dan pejalan kaki yang melintas,” tuturnya.
Ia juga mengimbau kepada para pedagang masker agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar di tengah kondisi masyarakat yang membutuhkan perlindungan dari paparan debu dan abu vulkanik.
“Saya juga berpesan kepada penjual masker untuk tak menaikkan harga semaunya. Harus disesuaikan dengan batas margin yang wajar sesuai arahan Pak Gubernur,” katanya.
Kenneth memastikan pembagian masker kepada masyarakat akan dilakukan secara berkala. Jika sebaran abu vulkanik kembali berdampak ke Jakarta, kegiatan serupa akan diperluas dengan menambah titik pembagian. Ia juga meminta masyarakat tidak khawatir apabila kesulitan mendapatkan masker karena keterbatasan stok maupun harga yang meningkat.
“Bagi masyarakat DKI Jakarta yang sulit untuk mendapatkan masker atau merasa harganya terlalu mahal, silakan kontak saya melalui media sosial saya. Jangan malu dan jangan ragu, kami sebagai wakil rakyat dan pemerintah wajib memperhatikan kesehatan warga. Akan saya bagikan secara cuma-cuma,” pungkasnya.
Masker tersebut dibagikan kepada pejalan kaki dan pengendara yang melintas di sekitar Rumah Sakit Soeharto Heerdjan. Kenneth mengatakan, pembagian masker dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik dan debu yang masih beterbangan.
“Kami melihat adanya paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang belum sepenuhnya menghilang. Jadi sebagai langkah antisipasi, saya melakukan kegiatan pembagian masker gratis,” ujar Kenneth dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026).
Ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung agar jajaran kecamatan dan kelurahan turut membagikan masker kepada masyarakat. Selain faktor kesehatan, pembagian masker dilakukan karena harga perlengkapan pelindung tersebut disebut mulai mengalami kenaikan sejak abu vulkanik menyebar di Jakarta pada Minggu 6 September 2026. Kenneth dan jajarannya menyiapkan 100 dus masker untuk dibagikan kepada masyarakat yang melintas di kawasan Latumenten, Jakarta Barat.
“Saya siapkan 100 dus masker pada hari ini. Kami bagikan semua sampai habis kepada semua pengendara dan pejalan kaki yang melintas,” tuturnya.
Ia juga mengimbau kepada para pedagang masker agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar di tengah kondisi masyarakat yang membutuhkan perlindungan dari paparan debu dan abu vulkanik.
“Saya juga berpesan kepada penjual masker untuk tak menaikkan harga semaunya. Harus disesuaikan dengan batas margin yang wajar sesuai arahan Pak Gubernur,” katanya.
Kenneth memastikan pembagian masker kepada masyarakat akan dilakukan secara berkala. Jika sebaran abu vulkanik kembali berdampak ke Jakarta, kegiatan serupa akan diperluas dengan menambah titik pembagian. Ia juga meminta masyarakat tidak khawatir apabila kesulitan mendapatkan masker karena keterbatasan stok maupun harga yang meningkat.
“Bagi masyarakat DKI Jakarta yang sulit untuk mendapatkan masker atau merasa harganya terlalu mahal, silakan kontak saya melalui media sosial saya. Jangan malu dan jangan ragu, kami sebagai wakil rakyat dan pemerintah wajib memperhatikan kesehatan warga. Akan saya bagikan secara cuma-cuma,” pungkasnya.
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives