Kemenpar Siapkan Anggaran Rp1,51 Triliun untuk Pariwisata 2027
01 September 2026 19:42 WIB
Riko Marbun
Photo: Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata RI
Jakarta, Sonora.Co.ID - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengarahkan anggaran tahun 2027 untuk memperbesar dampak sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional sekaligus memastikan manfaat pembangunan pariwisata dirasakan masyarakat di berbagai daerah.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI terkait Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Pariwisata dan Kementerian UMKM Tahun Anggaran 2027, Senin (31/8/2026).
“Pembahasan anggaran bukan semata-mata mengenai besaran anggaran, tetapi mengenai bagaimana setiap rupiah uang negara diterjemahkan menjadi program kerja yang tepat sasaran, dilaksanakan secara akuntabel, serta diawasi bersama agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Widiyanti.
Anggaran Kemenpar 2027 Capai Rp1,51 Triliun
Pada 2027, Kementerian Pariwisata memperoleh pagu anggaran sebesar Rp1.509.057.247.000 atau sekitar Rp1,51 triliun. Anggaran tersebut akan diarahkan untuk mendukung pencapaian indikator kinerja utama sekaligus menangani berbagai isu strategis dalam pembangunan sektor pariwisata.
Sejumlah alokasi anggaran juga mengalami peningkatan. Anggaran Deputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur naik dari Rp39,43 miliar menjadi Rp48,54 miliar.
Sementara itu, anggaran Deputi Bidang Industri dan Investasi meningkat dari Rp21,69 miliar menjadi Rp26,33 miliar. Anggaran Tugas Pembantuan juga naik dari Rp17,86 miliar menjadi Rp19,76 miliar untuk mendukung pemerataan pembangunan pariwisata di daerah.
Lima Program Unggulan Pariwisata 2027
Kemenpar menyiapkan sejumlah program unggulan pada 2027, antara lain Peningkatan Keselamatan Berwisata, Desa Wisata, Pariwisata Berkualitas, Event by Indonesia, dan Tourism 5.0.
Pada sektor destinasi, bantuan pemerintah untuk peningkatan amenitas dan aksesibilitas ditargetkan meningkat dari 92 unit pada 2026 menjadi 150 unit pada 2027.
Sementara program peningkatan keselamatan berwisata akan dilaksanakan di 24 lokasi.
Digitalisasi sektor pariwisata juga menjadi bagian dari arah kebijakan Kemenpar melalui pengembangan SISPARNAS dan JADESTA. Melalui JADESTA, pemerintah menargetkan tersedianya lebih dari 6.300 data dan informasi desa wisata. Sementara SISPARNAS akan menyediakan data atraksi pariwisata dari 38 provinsi.
Target Pariwisata 2027
Kebijakan anggaran tersebut diarahkan untuk meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional.
Pada 2027, Kemenpar menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 17,6 juta hingga 19,1 juta kunjungan.
Selain itu, perjalanan wisatawan nusantara ditargetkan mencapai 1,28 miliar perjalanan**, investasi pariwisata Rp71 triliun, serta devisa pariwisata sebesar US$25,5 miliar hingga US$28,6 miliar.
Sebagai pembanding, pada Semester I 2026 sektor pariwisata mencatat 7,45 juta kunjungan wisman, devisa US$8,43 miliar, 0,63 miliar perjalanan wisatawan nusantara, serta investasi pariwisata Rp39,68 triliun.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh program yang direncanakan dapat dijalankan dengan baik dan akuntabel untuk membangun pariwisata nasional yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan, serta semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Widiyanti.
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives