Menko Polkam Djamari Chaniago Minta LPM Jadi Penggerak Program Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat
09 Agustus 2026 15:44 WIB
Riko Marbun
Photo: Humas Kemenko Polkam RI
Bandung, Sonora.Co.ID - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago meminta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) mengambil peran lebih besar sebagai penggerak program pemerintah di tengah masyarakat.
Menurut Djamari, LPM harus mampu menjadi booster atau pendorong yang memperkuat dampak berbagai program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan Djamari saat memberikan pengarahan sekaligus membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LPM RI Tahun 2026 di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/8/2026).
Djamari menilai kemampuan LPM dalam memanfaatkan dan memperkuat program pemerintah akan berpengaruh terhadap keberadaan serta relevansi organisasi tersebut di tengah masyarakat.
“Kalau misalnya program pemerintah tidak dimanfaatkan oleh LPM dalam rangka memperbesar hasilnya, rakyat akan bertanya, ‘Apa itu LPM?’ Apabila pertanyaan seperti itu muncul, itulah yang akan menentukan eksistensi LPM ke depan. Saya mengingatkan sekaligus menemukan tantangan. Silakan manfaatkan keadaan,” ujar Djamari.
Ia mendorong LPM untuk tidak sekadar menjadi organisasi yang menjalankan kegiatan administratif, tetapi mampu menghadirkan kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat. Menurutnya, berbagai program pemerintah dapat menjadi peluang bagi LPM untuk memperluas dampak pemberdayaan hingga tingkat masyarakat.
Djamari juga mengingatkan seluruh jajaran LPM agar tidak mudah menyerah dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat. Ia menilai keberanian mengambil langkah dan konsistensi dalam menyelesaikan program menjadi bagian penting untuk menghasilkan perubahan.
“Saya juga mengajak LPM, dengan segala keterbatasannya, jangan pernah menyerah. Sesekali kita harus berani melangkah. Negara ini tidak bisa diserahkan kepada orang lain. Tidak bisa hanya mengandalkan atau berharap kepada orang lain, tetapi ada pada bangsa ini sendiri,” katanya.
Menurut Djamari, peran masyarakat menjadi semakin penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul, baik dari dalam negeri maupun perkembangan situasi global.
Ia mengutip pandangan Presiden Prabowo Subianto bahwa Indonesia memiliki peluang untuk menjadi negara maju dan sejahtera apabila mampu menghadapi serta mengatasi berbagai tantangan strategis.
Karena itu, seluruh komponen bangsa, termasuk organisasi masyarakat seperti LPM, perlu membangun optimisme, ketangguhan, dan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan nasional.
Djamari menyebut kondisi global saat ini masih diwarnai berbagai dinamika dan ketidakpastian. Konflik Rusia-Ukraina, ketegangan Amerika Serikat dan Iran, serta konflik di sejumlah kawasan dunia turut memberikan dampak terhadap kondisi ekonomi dan sosial global.
Pemerintah, kata dia, terus berupaya meminimalkan dampak gejolak global agar tidak semakin membebani kehidupan masyarakat.
Di tengah berbagai tekanan tersebut, pemerintah tetap menjalankan sejumlah program untuk menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat. Djamari mencontohkan kebijakan menjaga harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi serta pengendalian harga kebutuhan pokok.
Ia menegaskan, program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat harus terus berjalan meskipun kondisi global menghadapi berbagai ketidakpastian.
Dalam kesempatan tersebut, Djamari juga menyampaikan bahwa kondisi stabilitas keamanan nasional saat ini berada dalam keadaan aman dan terkendali. Pemerintah bersama seluruh unsur terkait terus memantau perkembangan situasi dan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
Selain isu pembangunan dan keamanan, Djamari mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran informasi palsu di ruang digital.
Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya maupun menyebarkan konten yang mengandung hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian tanpa terlebih dahulu memastikan kebenarannya.
Menurutnya, derasnya arus informasi di ruang digital harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam memilah dan memverifikasi informasi.
Ruang digital, lanjut Djamari, harus tetap menjadi ruang yang sehat dan tidak dikuasai informasi negatif yang berpotensi memecah persatuan masyarakat.
“Intinya, jangan kita beri peluang sekecil apa pun kepada orang-orang yang ingin menyampaikan hal-hal buruk untuk masuk lebih dahulu,” tegasnya.
Menutup arahannya, Djamari mengutip nilai-nilai kepemimpinan dan kebersamaan dalam *Gurindam Dua Belas* karya Pahlawan Nasional Raja Ali Haji.
Ia membacakan bait, “Raja mufakat dengan menteri, seperti kebun berpagar duri,” yang menurutnya menggambarkan pentingnya kesamaan visi, musyawarah, dan soliditas antara pemimpin dan para pembantunya.
Menurut Djamari, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat akan menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.
Ia juga mengutip bait, “Betul hati kepada raja, tanda jadi sebarang kerja,” yang mengandung pesan mengenai pentingnya integritas, loyalitas, dan kesungguhan dalam menjalankan amanah.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP LPM M. Q. Iswara menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan Menko Polkam dalam Rakernas LPM RI Tahun 2026.
Iswara menegaskan komitmen LPM untuk mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto serta berkontribusi dalam mewujudkan target Indonesia Emas 2045.
“Kita siap menjadi garda terdepan untuk menuju Indonesia Emas 2045. Dari 38 provinsi, 33 sudah dilantik. Ada 480 di kabupaten/kota. Kami siap mendukung kebijakan-kebijakan Bapak Presiden,” kata Iswara.
Rakernas LPM RI Tahun 2026 dihadiri pengurus LPM RI tingkat pusat dan daerah, perwakilan kementerian/lembaga terkait, kepala daerah tingkat provinsi, kabupaten, dan kota, serta jajaran pimpinan Kemenko Polkam.
Melalui Rakernas tersebut, LPM diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat, memperluas manfaat pembangunan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga tingkat daerah.
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives