Yayasan Ciputra Dorong Pendidikan Adaptif Hadapi Persaingan Global
21 April 2026 19:27 WIB
Riko Marbun
Photo: Foto: tis/istimewa
Sonora.id - Dunia pendidikan saat ini dihadapkan pada tekanan persaingan global yang semakin ketat. Sekolah tidak lagi cukup berfokus pada capaian akademik semata, tetapi juga dituntut membekali siswa dengan wawasan internasional, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan menghadapi perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI). Hal ini menjadi perhatian utama Yayasan Ciputra Pendidikan dalam merancang sistem pendidikan yang adaptif dan relevan.
Board of Director Yayasan Ciputra Pendidikan, Prof. Dr. Denny Bernardus menjelaskan bahwa pengalaman global menjadi bagian penting dalam membentuk daya saing siswa. Menurutnya, pembelajaran tidak bisa lagi hanya berlangsung di ruang kelas.
“Kami ingin menegaskan bahwa siswa perlu memiliki pengalaman global. Setiap tahun ada dua kali program summer experience, di mana siswa SMP mengikuti culture visit dan siswa SMA mengikuti campus visit ke Tiongkok. Ini bukan wisata, melainkan wisata edukasi untuk belajar langsung dan bertukar pengalaman,” ujar Prof. Denny Bernadus dalam jumpa pers secara daring seusai acara Ground Breaking Sekolah Citra Berkat Citra Indah di Jonggol Bogor Jawa Barat, Selasa (21/4/2026).
Ia menambahkan program tersebut diikuti puluhan siswa dalam setiap sesi, didampingi oleh guru dan jajaran pimpinan sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada lingkungan belajar internasional sebagai bekal menghadapi kompetisi global.
Di sisi lain, peningkatan kualitas tenaga pendidik juga menjadi fokus utama. School General Manager Yayasan Ciputra Pendidikan, Ms. Nikolina mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki sistem pengembangan guru yang berkelanjutan dan terstruktur.
“Kami memiliki teaching learning department yang mengelola pelatihan untuk 11 sekolah. Secara rutin dilakukan focus group discussion per mata pelajaran serta diagnostic test tahunan untuk memastikan kompetensi guru sesuai standar,” jelasnya.
Selain pelatihan internal, guru juga didorong mengikuti berbagai pelatihan eksternal yang diselenggarakan oleh dinas pendidikan maupun institusi lainnya. Yayasan juga memberikan beasiswa studi lanjut S2 bagi para guru dan pimpinan sekolah di sejumlah perguruan tinggi, termasuk Universitas Ciputra dan Universitas Indonesia.
Tantangan lain yang dihadapi adalah penerapan pendidikan inklusi di lingkungan sekolah. Prof. Dr. Denny Bernardus menegaskan bahwa sekolah-sekolah di bawah Yayasan Ciputra Pendidikan terbuka bagi berbagai latar belakang siswa. Menurutnya, sekolah menyediakan pembelajaran lima agama sesuai kebutuhan peserta didik.
Selain itu, pendekatan inklusi juga diterapkan dalam penerimaan siswa berkebutuhan khusus, selama masih dapat mengikuti pembelajaran umum dengan rekomendasi profesional. Guru pun terus dibekali kemampuan untuk memahami karakter serta kebutuhan setiap siswa.
Di tengah perkembangan teknologi, penggunaan AI dalam pembelajaran juga menjadi perhatian. Ms. Nikolina menyebutkan bahwa pihaknya tengah mengembangkan kebijakan terkait pemanfaatan AI oleh siswa.
“Dengan pendekatan project-based learning, AI dapat digunakan sebagai alat eksplorasi. Namun ada batasan yang jelas, siswa tidak diperkenankan hanya menyalin tanpa memahami,” ungkapnya.
Pengembangan fasilitas pendidikan juga terus dilakukan untuk memperluas akses belajar. Pembangunan sekolah baru di kawasan Citra Indah Jonggol ditargetkan selesai pada Juni 2027, dengan kapasitas hingga 300 siswa tingkat SMA.
Head of School Sekolah Citra Berkat Citra Indah Jonggol, Ms. Devi Novalina menyampaikan bahwa sekolah mengusung pendekatan pembelajaran holistik.
“Kami mengintegrasikan entrepreneurship learning, akademik, positive education, serta computational thinking dan coding sebagai bekal utama siswa,” jelasnya.
Untuk meningkatkan akses pendidikan, Yayasan Ciputra Pendidikan juga menyediakan beasiswa bagi sekitar 10 persen dari total siswa di setiap sekolah. Program ini ditujukan untuk memberikan kesempatan kepada siswa berpotensi dari berbagai latar belakang.
Dengan berbagai langkah tersebut, pendidikan diharapkan mampu menjawab tantangan global. Sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, kompetensi lintas budaya, dan kesiapan menghadapi masa depan yang dinamis.
Our Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives