BKKBN Ubah Logo dan Tagline demi Milenial dan Seksologi masuk Kurikulum Pendidikan
29 Januari 2020 14:16 WIB
Tim Redaksi Sonora
SONORA.CO.ID - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ingin terintegrasi dengan generasi muda atau generasi milenial dan menyesuaikan dengan perubahan lingkungan yang demikian cepat dengan melakukan pembaruan dari jingle, logo, dan tagline.
Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo,SpOg mengatakan generasi milenial yang terdiri dari 35 persen dari total penduduk Indonesia harus tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan unggul.
Menurut Mantan Bupati Kulon Progo tersebut, bahwa remaja calon pasangan usia subur yang akan membentuk keluarga dan calon orangtua bagi anak-anaknya, harus memiliki perencanaan dan kesiapan berkeluarga yang matang.
"BKKBN sudah melalukan riset kepada ratusan remaja dan kaum milenials agar program KB tepat sasaran harus melakukan rebranding dengan Tagline Berencana itu Keren" ujar Hasto di Kantor Wakil Presiden, Rabu(29/1/20)
Sementara itu dari hasil survey BKKBN bahwa sebagian besar generasi millenial menginginkan 2-3 anak saat mereka menikah dengan alasan agar rumah mereka kelak tidak sepi.
BKKBN juga punya tugas ikut mencegah adanya pernikahan dini, Hasto menegaskan pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim agar pendidikan seksologi bisa masuk kurikulum pendidikan.
"Kami sudah bertemu Pak Nadiem dan kami sampaikan agar mata pelajaran seksologi bisa masuk kurikulum pendidikan" tambah Hasto.
Hal ini penting dan jangan dilihat sesuatu yang tabu dan vulgar karena untuk mengedukasi para siswa sekolah betapa pentingnya kesehatan reproduksi dan bahaya dan efek negatif dari pernikahan dini.
lc/sumber : Penulis dan Foto : SJS - Radio Sonora Jakarta
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives