Komdigi Luncurkan Bali Tech Week 2026, Bidik Investasi dan Perkuat Posisi Indonesia di Peta Teknologi Global

14 Oktober 2026 10:46 WIB
Liliek
Photo: Komdigi

Jakarta, Sonora.co.id – Pemerintah berupaya mengonsolidasikan kekuatan ekosistem teknologi nasional melalui penyelenggaraan Bali Tech Week (BTW) 2026, sebuah platform yang menghimpun berbagai agenda teknologi, investasi, dan inovasi dalam satu panggung bersama. Melalui inisiatif ini, pemerintah ingin memperkuat kepercayaan investor sekaligus mendorong pengembangan industri teknologi dalam negeri di tengah ketatnya persaingan ekonomi digital global.  

Digelar pada 19-23 Oktober 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, Bali Tech Week 2026 mengusung tema “Archipelago Ascending: Advance Together, Innovate Further”. Kegiatan ini menargetkan lebih dari 4.000 peserta, termasuk sekitar 1.000 delegasi internasional dari lebih dari 30 negara.
 

Berbeda dengan konferensi teknologi pada umumnya, Bali Tech Week dirancang sebagai payung bagi 13 agenda utama yang mencakup sektor startup, kecerdasan artifisial (AI), keamanan siber, ekonomi digital, industri gim, aset kripto hingga investasi teknologi. Beberapa kegiatan yang tergabung di antaranya BTW Con, Telkom Sovereign Tech Summit, HUB.ID Summit, IGDX 2026, KORIKA AIIS 2026, hingga Endeavor Global Forum.
 

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat pertumbuhan teknologi dunia. Namun, besarnya pasar digital nasional belum sepenuhnya diikuti peningkatan investasi dan pengembangan industri teknologi domestik.
 

“Dunia saat ini memasuki era ketika pertumbuhan dan persaingan ekonomi ditentukan oleh AI, infrastruktur digital, data yang kredibel, ekosistem inovasi, dan kemitraan strategis. Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan teknologi dunia, tetapi potensi tersebut harus diikuti dengan penguatan investasi dan pengembangan industri teknologi nasional,” kata Meutya dalam peluncuran Bali Tech Week 2026 di Jakarta, Selasa (13/10).  

Pemerintah menilai momentum tersebut penting mengingat nilai ekonomi digital Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025 yang disusun Google, Temasek, dan Bain & Company, nilai transaksi bruto (gross merchandise value/GMV) ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai US$99 miliar pada 2025, meningkat 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
 

Menurut Meutya, Bali Tech Week diharapkan menjadi ajang yang mampu memperlihatkan kepada investor global bahwa Indonesia tetap menjadi lokasi yang prospektif untuk berinvestasi dan mengembangkan inovasi teknologi dalam jangka panjang.  

“Kepercayaan investor tidak bisa dibangun hanya melalui narasi. Diperlukan kolaborasi nyata antara pemerintah, industri, investor, inovator, dan komunitas teknologi. Bali Tech Week menjadi wadah untuk membangun kepercayaan tersebut,” ujarnya.  

Sinyal pemulihan juga mulai terlihat dari sektor pendanaan startup nasional. Data kompilasi DS Group per 5 Oktober 2026 menunjukkan nilai pendanaan startup yang diumumkan sepanjang tahun ini mencapai US$392 juta, melampaui total pendanaan tahun 2025 yang sebesar US$358 juta.  

Meski demikian, peningkatan nilai investasi tersebut belum sepenuhnya mencerminkan perbaikan kondisi pendanaan secara merata. Jumlah transaksi justru turun signifikan, dari 97 transaksi pada 2025 menjadi 24 transaksi sepanjang 2026 berjalan. Kondisi ini menunjukkan investor masih cenderung selektif dalam menempatkan modalnya.  

Meutya menegaskan Bali Tech Week selaras dengan strategi transformasi digital Komdigi yang berfokus pada tiga arah utama, yakni Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga. Melalui agenda tersebut, pemerintah ingin memperkuat koneksi pelaku industri nasional dengan jaringan teknologi dan investasi global, menciptakan pasar digital yang lebih kompetitif, serta memastikan pertumbuhan ekonomi digital berlangsung dalam ekosistem yang sehat dan terpercaya.  

Sementara itu, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah mengatakan Bali Tech Week dirancang untuk menjembatani berbagai kebutuhan pengembangan ekosistem dalam satu forum yang terintegrasi.  

“Melalui Bali Tech Week, kami ingin menghubungkan isu konektivitas, infrastruktur, kebijakan, pengembangan pasar, AI hingga investasi dalam satu percakapan yang utuh. Dengan begitu, solusi yang dihasilkan tidak parsial, tetapi mampu menjawab kebutuhan ekosistem secara menyeluruh,” ujarnya.  

Berdasarkan data panitia, hingga pertengahan Oktober telah terdaftar 1.785 peserta, dengan 1.762 peserta terkonfirmasi, termasuk 135 peserta internasional yang berasal dari lebih dari 30 negara, seperti Amerika Serikat, China, Australia, India, dan Indonesia.   Dukungan juga datang dari kalangan industri. Direktur Network Telkom Indonesia Budi Satria Dharma Purba menilai penguatan infrastruktur digital harus dibarengi dengan pengembangan pusat data, komputasi awan, dan pemanfaatan AI agar mampu menjawab kebutuhan dunia usaha.  

Senada, Direktur Utama Telkomsel Nugroho menekankan bahwa manfaat teknologi harus mampu dirasakan secara langsung oleh masyarakat, UMKM, dan sektor industri. Sementara itu, Chief Executive Officer GoTo Hans Patuwo menilai kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci untuk memperkuat talenta digital, iklim investasi, dan inovasi teknologi nasional.  

 Melalui penyelenggaraan Bali Tech Week 2026, pemerintah berharap Bali tidak hanya menjadi destinasi wisata dunia, tetapi juga berkembang sebagai titik temu ekosistem teknologi global. Di tengah dinamika geopolitik, perubahan rantai pasok internasional, dan pesatnya perkembangan teknologi, forum ini diharapkan menjadi etalase kemampuan Indonesia dalam menarik investasi, menciptakan inovasi, dan memperkuat daya saing ekonomi digital nasional di tingkat global.
Sonora Network

Our Services

Sonora Education And Talent Management

Sonora Education And Talent Management

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution

Research Solution

Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives
Management Services

Management Services

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Event Management

Event Management

Step into Syandana, we deliver exceptional tailored event solutions

We'll reach out to you to talk about what we can do to keep leading, together.

Let’s Collaborate!

Our Satisfied Partners

Kementrian Pajak
Kementrian PUPR
Kementerian Dinas Perhubungan
Kementrian Kominfo
Kementrian Agama
Kementrian Hukum dan HAM
Telkomsek
ASDP
Nuvo Family
Pertamina
Bear Brand
Sarirasa Group
Gopek House
Counterpain
PLN
Kementrian Pelni
Ayaxx
Wincos