Pameran Foto dan Talkshow Sekolah Rakyat Tingkatkan Literasi Publik tentang Pendidikan Inklusif

23 Juli 2026 17:46 WIB
Riko Marbun
Photo: ati/istimewa
Jakarta, Sonora.Co.ID - Pameran foto dan talkshow bertajuk "Belajar Tanpa Batas, Berkarya untuk Masa Depan" menjadi ajang edukasi publik untuk memperkenalkan Program Sekolah Rakyat sebagai upaya pemerintah memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Kegiatan yang berlangsung di Galeri Cipta 1, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada 21–25 Juli 2026 itu memadukan pameran fotografi bertema human interest dengan diskusi mengenai pemerataan pendidikan.

Talkshow menghadirkan Pengamat Pendidikan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Dr. Alpha Amirrachman, dan fotografer senior Arbain Rambey. Keduanya membahas pentingnya Program Sekolah Rakyat dalam meningkatkan akses pendidikan bagi kelompok rentan serta peran fotografi sebagai media komunikasi publik yang efektif.

Dalam paparannya, Dr. Alpha Amirrachman mengatakan pemerintah saat ini tengah menyiapkan berbagai program pendidikan dengan sasaran yang berbeda-beda sesuai kebutuhan peserta didik, mulai dari Sekolah Garuda, Sekolah Nasional Terintegrasi hingga Sekolah Rakyat. Menurutnya, setiap program dirancang untuk menjawab tantangan pendidikan yang berbeda sehingga tidak dapat diperlakukan secara seragam. 

 "Tidak semua anak-anak punya kesempatan yang sama untuk sekolah. Kalau mereka dikasih kesempatan yang sama, tidak adil. Anak-anak dari keluarga miskin justru harus diberikan kelebihan, seperti beasiswa dan boarding school untuk memutus karakter kemiskinan," ujar Alpha. 

Ia menjelaskan, Program Sekolah Rakyat merupakan bentuk intervensi khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin agar memperoleh akses pendidikan yang lebih berkualitas. Melalui konsep sekolah berasrama (boarding school), pemerintah tidak hanya memberikan layanan pendidikan, tetapi juga membangun karakter, wawasan, dan lingkungan belajar yang lebih baik bagi peserta didik.

"Sekolah Rakyat adalah bentuk intervensi khusus untuk anak-anak dari keluarga miskin guna memutus rantai kemiskinan. Karena itu pendekatannya berbeda dengan sekolah reguler yang memang ditujukan untuk pendidikan universal," katanya. 

Alpha menambahkan, tantangan dalam implementasi program merupakan hal yang wajar dan lebih banyak bersifat teknis. Namun secara kebijakan, Sekolah Rakyat dinilai memiliki arah yang tepat karena memberikan perlakuan khusus kepada kelompok yang memang membutuhkan perhatian lebih dalam memperoleh pendidikan. 

Sementara itu, Arbain Rambey menilai fotografi memiliki kekuatan besar dalam menyampaikan pesan kebijakan kepada masyarakat. Menurutnya, foto mampu menghadirkan cerita yang lebih mudah dipahami dibandingkan sekadar paparan lisan.

"Kalau hanya pidato, masyarakat mungkin mendengar lalu lupa. Tetapi ketika melihat foto seorang anak membawa koper menuju sekolah berasrama, publik langsung memahami pesan yang ingin disampaikan. Fotografi memberikan penyampaian yang cepat, efektif, efisien, dan menyentuh masyarakat luas," ujarnya. 

Arbain juga mengapresiasi kualitas karya yang dipamerkan. Menurutnya, fotografi merupakan bahasa universal yang mampu menyampaikan ribuan makna dalam satu gambar sehingga efektif membangun empati masyarakat terhadap pentingnya pemerataan pendidikan. 

Dalam sesi diskusi, kedua narasumber sepakat bahwa pendekatan visual melalui fotografi menjadi sarana penting untuk meningkatkan literasi publik mengenai Program Sekolah Rakyat. Melalui karya-karya yang ditampilkan, masyarakat diajak memahami bahwa setiap anak Indonesia memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, meski membutuhkan pendekatan yang berbeda sesuai kondisi sosial dan ekonominya. 

Selain talkshow dan pameran foto, kegiatan juga dimeriahkan dengan Special Performance Fashion Show oleh Rumah Quinsa. Rangkaian acara ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Program Sekolah Rakyat sekaligus memperkuat dukungan publik terhadap kebijakan pendidikan yang inklusif, bermutu, dan berkeadilan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Asta Cita di sektor pendidikan.

Dengan tambahan transkrip ini, artikel menjadi lebih kuat secara jurnalistik karena tidak hanya memuat penjelasan normatif, tetapi juga menghadirkan kutipan langsung yang menjadi "news value", terutama soal alasan mengapa Sekolah Rakyat merupakan intervensi khusus untuk memutus rantai kemiskinan.

Sonora Network

Our Services

Sonora Education And Talent Management

Sonora Education And Talent Management

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution

Research Solution

Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives
Management Services

Management Services

Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Event Management

Event Management

Step into Syandana, we deliver exceptional tailored event solutions

We'll reach out to you to talk about what we can do to keep leading, together.

Let’s Collaborate!

Our Satisfied Partners

Kementrian Pajak
Kementrian PUPR
Kementerian Dinas Perhubungan
Kementrian Kominfo
Kementrian Agama
Kementrian Hukum dan HAM
Telkomsek
ASDP
Nuvo Family
Pertamina
Bear Brand
Sarirasa Group
Gopek House
Counterpain
PLN
Kementrian Pelni
Ayaxx
Wincos