Butuh Biaya Rp.1.200 T untuk Bangun 14.000 Km Jalur Kereta Api di Indonesia
23 April 2026 09:18 WIB
Lia Muspiroh
Photo: Konferensi pers usai rapat koordinasi pengembangan jaringan perkeretaapian nasional di Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat, Rabu (22/04/2026). Sumber: Lia Muspiroh
Sonora.co.id, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menindaklanjuti arahan Presiden prabowo subianto terkait pengembangan jaringan kereta api nasional. Ia menggelar rapat koordinasi tingkat menteri di Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat, Rabu (22/04/2026). Pengembangan ini untuk membangun KA di Sulawesi, Kalimantan, juga Sumatera.
"Apa yang menjadi mandat kepada kami untuk bisa mengembangkan jaringan kereta trans Sumatera, trans Kalimantan, dan trans Sulawesi" Ucap AHY usai rapat koordinasi.
AHY mengatakan jaringan kereta ini dapat berdampak pada ekonomi masyarakat yaitu dapat menurunkan biaya logistik, pemerataan wilayah, serta konektivitas.
"Kereta merupakan moda transportasi yang juga sangat diharapkan bisa, bukan hanya membantu mobilitas manusia tapi juga untuk barang atau logistik. Kereta antar kota, antar provinsi, tapi juga kereta yang bisa meningkatkan produktivitas berbagai daerah. Karena kita bisa menurunkan biaya transportasi logistik" Jelasnya
Sementara itu, AHY merinci kemungkinan biaya yang dibutuhkan untuk membangun jaringan perkeretaapian sekitar 14.000 km hingga tahun 2045, biayanya mencapai Rp.1.200 T.
"Jika kita ingin menambah katakanlah tadi 14.000 kilo meter, ini sekian tahun ke depan, maka biayanya itu diperkirakan sekitar 1.200 triliun. 20 tahun, untuk hingga 2045."
"Tapi ini belumlah hitungan final, kita masih akan menyempurnakan. Karena sekali lagi, membangun mengembangkan infrastruktur itu juga sangat tergantung pada kondisi geografis dari daerah-daerah yang akan kita kembangkan. Tapi paling tidak itu hitungan awal yang bisa kita sampaikan sebagai bahan diskusi" Sambungnya.
Usai rapat koordinasi pengembangan jaringan perkeretaapian nasional itu, AHY juga menyampaikan project yang bisa dikerjakan lebih cepat. Salah satunya di ruas Aceh ke Sumatera Utara, khususnya dari Banda Aceh ke Besitang.
"Tadi ada beberapa yang kita identifikasi, misalnya untuk ruas dari Aceh ke Sumatera Utara khususnya dari Banda Aceh ke Besitang. Itu juga sedang dihitung lebih lanjut lagi, mudah-mudahan, kalau itu bisa disegerakan, ditambah beberapa lagi nanti bisa dijelaskan berikutnya oleh PT KAI, dan juga dari direktorat jenderal kereta api di kementerian perhubungan" Tutupnya.
"Apa yang menjadi mandat kepada kami untuk bisa mengembangkan jaringan kereta trans Sumatera, trans Kalimantan, dan trans Sulawesi" Ucap AHY usai rapat koordinasi.
AHY mengatakan jaringan kereta ini dapat berdampak pada ekonomi masyarakat yaitu dapat menurunkan biaya logistik, pemerataan wilayah, serta konektivitas.
"Kereta merupakan moda transportasi yang juga sangat diharapkan bisa, bukan hanya membantu mobilitas manusia tapi juga untuk barang atau logistik. Kereta antar kota, antar provinsi, tapi juga kereta yang bisa meningkatkan produktivitas berbagai daerah. Karena kita bisa menurunkan biaya transportasi logistik" Jelasnya
Sementara itu, AHY merinci kemungkinan biaya yang dibutuhkan untuk membangun jaringan perkeretaapian sekitar 14.000 km hingga tahun 2045, biayanya mencapai Rp.1.200 T.
"Jika kita ingin menambah katakanlah tadi 14.000 kilo meter, ini sekian tahun ke depan, maka biayanya itu diperkirakan sekitar 1.200 triliun. 20 tahun, untuk hingga 2045."
"Tapi ini belumlah hitungan final, kita masih akan menyempurnakan. Karena sekali lagi, membangun mengembangkan infrastruktur itu juga sangat tergantung pada kondisi geografis dari daerah-daerah yang akan kita kembangkan. Tapi paling tidak itu hitungan awal yang bisa kita sampaikan sebagai bahan diskusi" Sambungnya.
Usai rapat koordinasi pengembangan jaringan perkeretaapian nasional itu, AHY juga menyampaikan project yang bisa dikerjakan lebih cepat. Salah satunya di ruas Aceh ke Sumatera Utara, khususnya dari Banda Aceh ke Besitang.
"Tadi ada beberapa yang kita identifikasi, misalnya untuk ruas dari Aceh ke Sumatera Utara khususnya dari Banda Aceh ke Besitang. Itu juga sedang dihitung lebih lanjut lagi, mudah-mudahan, kalau itu bisa disegerakan, ditambah beberapa lagi nanti bisa dijelaskan berikutnya oleh PT KAI, dan juga dari direktorat jenderal kereta api di kementerian perhubungan" Tutupnya.
Our Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives