Penguatan Manajemen Risiko dan Fungsi Keuangan Jadi Kunci Ketahanan Industri Perbankan
04 Maret 2026 21:23 WIB
Riko Marbun
Photo: win/istimewa
Sonora.co.id - Penguatan manajemen risiko dan tata
kelola keuangan menjadi perhatian utama di industri perbankan seiring
meningkatnya kompleksitas risiko kredit, risiko likuiditas, hingga tekanan
volatilitas pasar global dalam beberapa tahun terakhir. Regulator seperti
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara konsisten menekankan pentingnya penerapan
manajemen risiko yang terintegrasi serta pengelolaan permodalan dan likuiditas
yang prudent untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Dalam konteks
tersebut, efektivitas fungsi manajemen risiko dan kepemimpinan keuangan menjadi
indikator penting dalam menilai ketahanan dan keberlanjutan kinerja bank.
Penilaian dalam ajang tersebut dilakukan melalui pendekatan secondary data dengan menelaah berbagai informasi publik perusahaan, seperti laporan tahunan (annual report), laporan keuangan audited, profil perusahaan, serta dokumen pendukung lain yang relevan.
Evaluasi difokuskan pada efektivitas kerangka manajemen risiko yang diterapkan, dengan mengacu pada praktik tata kelola yang lazim digunakan secara internasional seperti kerangka Enterprise Risk Management dari Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO) serta standar manajemen risiko ISO 31000 yang diterbitkan oleh International Organization for Standardization.
Aspek yang ditelaah meliputi lingkungan pengendalian internal dan penetapan sasaran strategis, proses identifikasi dan pemetaan risiko, metode pengukuran serta penilaian tingkat risiko, hingga strategi mitigasi dan respons risiko yang diterapkan. Selain itu, mekanisme pemantauan dan evaluasi berkala turut menjadi perhatian, termasuk integrasi fungsi audit internal dalam memastikan sistem pengendalian berjalan efektif dan independen.
Dalam kerangka evaluasi tersebut, Bank Jakarta menjadi salah satu entitas yang memperoleh apresiasi pada ajang penghargaan tahun ini. Bank Jakarta menerima dua penghargaan pada Jumat (27/02), yakni pada ajang Indonesia Enterprise Risk Management Award 2026 yang diselenggarakan oleh Economic Review serta Indonesia Best CFO Awards 2026 yang digelar oleh Warta Ekonomi.
Pada ajang Indonesia Enterprise Risk Management Award, Bank Jakarta memperoleh predikat The Best Indonesia Enterprises Risk Management Gold Award (B) Excellent (4 Star) untuk kategori Regional Development Company dengan aset di atas Rp90 triliun.
Direktur Kepatuhan Bank Jakarta, Ateng Rivai, menyatakan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan penerapan manajemen risiko yang dijalankan perusahaan, termasuk penguatan tata kelola dan budaya sadar risiko di lingkungan organisasi.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan & Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana, menerima penghargaan Indonesia Best CFO Awards 2026. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan evaluasi kinerja keuangan perusahaan yang bersumber dari laporan audited, termasuk analisis pertumbuhan dan profitabilitas, efektivitas pengelolaan struktur biaya dan likuiditas, serta peran fungsi keuangan dalam mendukung transformasi organisasi.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menyampaikan bahwa penguatan manajemen risiko dan fungsi keuangan menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga stabilitas dan transparansi.
Bank Jakarta menyatakan akan melanjutkan penguatan tata kelola dan manajemen risiko sebagai bagian dari agenda pengembangan perusahaan ke depan.
Penilaian dalam ajang tersebut dilakukan melalui pendekatan secondary data dengan menelaah berbagai informasi publik perusahaan, seperti laporan tahunan (annual report), laporan keuangan audited, profil perusahaan, serta dokumen pendukung lain yang relevan.
Evaluasi difokuskan pada efektivitas kerangka manajemen risiko yang diterapkan, dengan mengacu pada praktik tata kelola yang lazim digunakan secara internasional seperti kerangka Enterprise Risk Management dari Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO) serta standar manajemen risiko ISO 31000 yang diterbitkan oleh International Organization for Standardization.
Aspek yang ditelaah meliputi lingkungan pengendalian internal dan penetapan sasaran strategis, proses identifikasi dan pemetaan risiko, metode pengukuran serta penilaian tingkat risiko, hingga strategi mitigasi dan respons risiko yang diterapkan. Selain itu, mekanisme pemantauan dan evaluasi berkala turut menjadi perhatian, termasuk integrasi fungsi audit internal dalam memastikan sistem pengendalian berjalan efektif dan independen.
Dalam kerangka evaluasi tersebut, Bank Jakarta menjadi salah satu entitas yang memperoleh apresiasi pada ajang penghargaan tahun ini. Bank Jakarta menerima dua penghargaan pada Jumat (27/02), yakni pada ajang Indonesia Enterprise Risk Management Award 2026 yang diselenggarakan oleh Economic Review serta Indonesia Best CFO Awards 2026 yang digelar oleh Warta Ekonomi.
Pada ajang Indonesia Enterprise Risk Management Award, Bank Jakarta memperoleh predikat The Best Indonesia Enterprises Risk Management Gold Award (B) Excellent (4 Star) untuk kategori Regional Development Company dengan aset di atas Rp90 triliun.
Direktur Kepatuhan Bank Jakarta, Ateng Rivai, menyatakan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan penerapan manajemen risiko yang dijalankan perusahaan, termasuk penguatan tata kelola dan budaya sadar risiko di lingkungan organisasi.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan & Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana, menerima penghargaan Indonesia Best CFO Awards 2026. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan evaluasi kinerja keuangan perusahaan yang bersumber dari laporan audited, termasuk analisis pertumbuhan dan profitabilitas, efektivitas pengelolaan struktur biaya dan likuiditas, serta peran fungsi keuangan dalam mendukung transformasi organisasi.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menyampaikan bahwa penguatan manajemen risiko dan fungsi keuangan menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga stabilitas dan transparansi.
Bank Jakarta menyatakan akan melanjutkan penguatan tata kelola dan manajemen risiko sebagai bagian dari agenda pengembangan perusahaan ke depan.
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives