Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Hong Kong Meningkat, Halal Tourism Jadi Nilai Tambah
21 Januari 2026 19:02 WIB
Riko Marbun
Photo: Lala/istimewa
Jakarta, Sonora.co.id - Tren kunjungan wisatawan
Indonesia ke Hong Kong menunjukkan peningkatan signifikan setelah pulihnya
konektivitas penerbangan dan penguatan fasilitas ramah muslim. Hong Kong
Tourism Board mencatat sebanyak 366.973 wisatawan Indonesia berkunjung ke Hong
Kong sepanjang 2024, atau naik sekitar 42 % dibanding tahun sebelumnya. Tren
ini berlanjut pada 2025 dengan pertumbuhan kunjungan dari Indonesia mencapai
lebih dari 25 % pada periode awal tahun.
Kenaikan kunjungan tersebut sejalan dengan upaya Hong Kong memperluas layanan dan fasilitas yang mendukung halal tourism. Berdasarkan indeks Global Muslim Travel Index (GMTI) 2025, Hong Kong menempati peringkat ke-3 sebagai destinasi non-OIC ramah muslim, sekaligus dinobatkan sebagai Most Promising Muslim-friendly Destination.
Data lain menunjukkan minat wisata halal terus tumbuh di kalangan wisatawan muslim global. Menurut survei terbaru, bagi sekitar 89 % wisatawan muslim Indonesia, ketersediaan makanan halal menjadi faktor utama dalam memilih destinasi wisata. Hal ini mencerminkan pentingnya penyediaan layanan sesuai kebutuhan muslim saat merencanakan liburan.
Selain itu, tren halal tourism global diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan, dengan jumlah kedatangan wisatawan muslim yang diproyeksikan mencapai ratusan juta pada pertengahan dekade ini. Dalam konteks ini, pengelola Ngong Ping 360 menyesuaikan layanan kunjungan, termasuk jam operasional yang fleksibel dan kebutuhan pengalaman yang nyaman bagi pengunjung internasional.
Managing Director Ngong Ping 360, James Tung, mengatakan kemudahan akses dan pengelolaan kunjungan menjadi faktor penting dalam menarik minat wisatawan lintas budaya. Hong Kong juga terus memperluas fasilitas ramah muslim, termasuk restoran dan hotel berakreditasi halal oleh CrescentRating serta fasilitas pendukung lainnya seperti penunjuk arah kiblat dan informasi makanan halal, untuk memenuhi preferensi wisatawan muslim.
Fasilitas seperti tiket transportasi harian yang terintegrasi dengan jaringan metro juga memudahkan wisatawan dari Indonesia menjelajahi kota, termasuk kawasan kuliner halal, tempat ibadah, dan atraksi lain yang semakin ramah bagi wisatawan muslim. Dengan kombinasi tren kunjungan yang meningkat, pengembangan fasilitas halal, dan pendekatan ramah muslim, Hong Kong semakin dipandang sebagai salah satu tujuan pariwisata global yang menarik bagi wisatawan Indonesia, khususnya mereka yang mencari pengalaman liburan yang sesuai dengan kebutuhan halal tourism.
Kenaikan kunjungan tersebut sejalan dengan upaya Hong Kong memperluas layanan dan fasilitas yang mendukung halal tourism. Berdasarkan indeks Global Muslim Travel Index (GMTI) 2025, Hong Kong menempati peringkat ke-3 sebagai destinasi non-OIC ramah muslim, sekaligus dinobatkan sebagai Most Promising Muslim-friendly Destination.
Data lain menunjukkan minat wisata halal terus tumbuh di kalangan wisatawan muslim global. Menurut survei terbaru, bagi sekitar 89 % wisatawan muslim Indonesia, ketersediaan makanan halal menjadi faktor utama dalam memilih destinasi wisata. Hal ini mencerminkan pentingnya penyediaan layanan sesuai kebutuhan muslim saat merencanakan liburan.
Selain itu, tren halal tourism global diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan, dengan jumlah kedatangan wisatawan muslim yang diproyeksikan mencapai ratusan juta pada pertengahan dekade ini. Dalam konteks ini, pengelola Ngong Ping 360 menyesuaikan layanan kunjungan, termasuk jam operasional yang fleksibel dan kebutuhan pengalaman yang nyaman bagi pengunjung internasional.
Managing Director Ngong Ping 360, James Tung, mengatakan kemudahan akses dan pengelolaan kunjungan menjadi faktor penting dalam menarik minat wisatawan lintas budaya. Hong Kong juga terus memperluas fasilitas ramah muslim, termasuk restoran dan hotel berakreditasi halal oleh CrescentRating serta fasilitas pendukung lainnya seperti penunjuk arah kiblat dan informasi makanan halal, untuk memenuhi preferensi wisatawan muslim.
Fasilitas seperti tiket transportasi harian yang terintegrasi dengan jaringan metro juga memudahkan wisatawan dari Indonesia menjelajahi kota, termasuk kawasan kuliner halal, tempat ibadah, dan atraksi lain yang semakin ramah bagi wisatawan muslim. Dengan kombinasi tren kunjungan yang meningkat, pengembangan fasilitas halal, dan pendekatan ramah muslim, Hong Kong semakin dipandang sebagai salah satu tujuan pariwisata global yang menarik bagi wisatawan Indonesia, khususnya mereka yang mencari pengalaman liburan yang sesuai dengan kebutuhan halal tourism.
News
View MoreOur Services
Sonora Education And Talent Management
Empowering Talent Development & Soft Skills Training.
Research Solution
Your Research Solution for Comprehensive Coverage, Reliable Sources, and Diverse Perspectives